Informasi Berita, Menarik dan Terhangat

6 Kades yang Terlibat Kampanye Pilgub akan Disidang, PA : “Saya Tidak Pernah Merasa Jerumuskan”

Ilustrasi BaskomNews.com
banner 468x60

”Saya merasa sangkaan tersebut terlalu berlebihan. Saya tidak pernah merasa menjerumuskan 6 kepala desa itu,”

BaskomNews.com – Sebanyak 6 Kepala Desa (Kades) di Karawang yang kedapatan kampanye pasangan calon Dedi Mizwar-Dedi Mulyadi (2DM) pada Minggu (4/3/2018) lalu di Pilgub Jawa Barat, sepertinya harus segera bersiap untuk menghadapi jadwal persidangan di Pengadilan Negeri Karawang.

Pasalnya, berkas kasus pelanggaran pemilu untuk 6 kades ini sudah memasuki tahap P21 (berkas lengkap, red). Terlebih, Kejaksaan Negeri Karawang mengaku akan melimpahkan berkas kasusnya ke Pengadilan Negeri Karawang pada Kamis besok (5/4/2018).

banner 336x280

Menyikapi persoalan ini, Anggota DPRD Karawang Fraksi Demokrat, Pendi Anwar (PA) yang diduga menjerumuskan 6 kades tersebut ke pelanggaran pemilu seperti merasa tidak berdosa atas perkara pelanggaran pemilu ini.

Terlebih, Pendi Anwar mengaku jika sangkaan terhadap dirinya ini terkesan berlebihan. ”Saya merasa sangkaan tersebut terlalu berlebihan. Saya tidak pernah merasa menjerumuskan 6 kepala desa itu,” tutur Pendi Anwar, kepada awak media beberapa hari lalu.

Menurutnya, pada saat itu ia hanya memberitahukan bahwa akan ada acara pertemuan kader dan simpatisan bersama Calon Gubernur “Dedi Mizwar” di Kecamatan Jatisari.

Pendi mengaku wajar, jika ia memberitahukan kegiatan tersebut kepada para kades. Karena ia merasa sebagai anggota DPRD Karawang perwakilan dari dapil 5 (Cikampek, Kota Baru, Jatisari, Tirtamulya, Banyusari).

“Saya memang meminta sebagian teman saya yang kebetulan menjadi Kepala Desa Jatisari untuk mengirimkan beberapa tokoh masyarakat di dapil 5 untuk hadir. Mungkin harapan-harapanya bisa disampaikan kepada calon gubernur, supaya ketika terpilih nanti bisa direalisasikan,” timpal Pendi.

Bahkan menurut Pendi, pemberitahuan tersebut disampaikan kepada Panwas Jatisasi yang juga ikut hadir di kegiatan calon gubernur tersebut.

“Namun saya tidak pernah menyuruh mereka berfoto dan mengangkat 4 jari sebagai simbol kampanye calon Dedi Mizwar. Makanya itu keliru, kalo saya disangkakan demikian (jerumuskan 6 kades untuk kampanye pilgub),” tandas Pendi.(red)

banner 336x280