“Jadi, istrinya itu seorang muslim. Dia sering melihat istrinya salat dan berdoa sambil menangis, agar suaminya mendapatkan hidayat”
BaskomNews.com – Ini merupakan kali kedua Pengurus PCNU Karawang membimbing warga non-muslim untuk masuk agama islam.
Minggu (8/4/2018), sekitar pukul 17.15 WIB, Ketua PCNU Karawang, KH. Ahmad Ruhyat Hasby kedatangan warga non muslim bernama Yerimia Suwandono Kurniawan, yang mengaku ingin dibimbing masuk islam.
Mengaku tanpa adanya paksaan dari siapapun, Yeri, warga non muslim asal Surabaya yang saat ini tinggal di Cengkong, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang ini akhirnya mengucapkan dua kalimat syahadat untuk masuk islam.
Kang Uyan (sapaan akrab ketua PCNU Karawang) sendiri yang langsung membimbing Yeri untuk mengucapkan dua kalimat syahadat, di kantor PCNU Karawang.
Dikatakan Kang Uyan, Yeri masuk islam atas kemauannya sendiri. Yeri memperoleh hidayat setelah melihat istrinya sering berdoa dan menangis saat shalat, seraya mendoakan Yeri agar mendapatkan hidayah untuk masuk islam.
“Jadi, istrinya itu seorang muslim. Dia sering melihat istrinya salat dan berdoa sambil menangis, agar suaminya mendapatkan hidayat. Dan akhirnya, doanya tersebut dikabul. Dan hari ini Yeri masuk Islam,” tutur Kang Uyan.
Kembali dikatakan Kang Uyan, sebelumnya Yeri dan istrinya merupakan pasangan suami istri yang berbeda agama. Setelah Yeri masuk islam, sambung Kang Uyan, maka keduanya harus menikah ulang secara islam.
“Kami akan memfasilitasi, agar mereka melakukan tajdidunnikah (memperbaharui pernikahan),” timpal Kiya Pimpinan Pondok Pesantren Attarbiyah Desa Ciwulan, Kecamatan Telagasari-Karawang ini.
Sebelumnya, pada Jumat 26 Maret 2018 lalu, Kang Uyan juga pernah kedatangan Riki (28) dan Deti (25). Keduanya juga merupakan pasangan suami istri beda agama. Pasangan suami istri tersebut merupakan warga Lamaran, Kelurahan Palumbonsari, Kecamatan Karawang Timur.
Setelah menjalani pernikahan, akhirnya Riki memutuskan untuk mengikuti agama istrinya dan masuk Islam. Kemudian, Riki datang ke kantor PCNU Karawang untuk dibimbing menjadi mualaf.(rls/mang adk)






