“Saya tak pernah meragukan kemampuan dan pemahaman jurnalistik teman teman media”
BaskomNews.com – Arus globalisasi sudah tidak terbendung masuk ke Indonesia. Disertai dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih. Dunia, kini memasuki era revolusi industri 4.0, yakni menekankan pada pola digital economy, artificial intelligence, big data, robotic dan lain sebagainya atau dikenal dengan fenomena disruptive innovation.
Menghadapi tantangan tersebut, para pelaku media online yang berada dalam industri digital harus memiliki pemahaman yang mumpuni tentang industri digital itu sendiri, paham SEO, mengerti apa itu Digital Marketing, untuk mengembangkan Media Online.
Beranjak dari itu, sekelompok jurnalis (yang mumpuni) di bidang media online, tergerak membentuk sebuah organisasi, bernama Aliansi Jurnalistik Online Indonesia (AJOI).
“Selain dari sisi konten berita, AJOI juga bisa dijadikan wadah diskusi untuk meningkatkan kualitas media online. Misalnya mengenai konsep SEO yang menjadi hal penting bagi ruh media online,” ujar Ketua Umum AJOI, Rival Achmad Labbaika, kepada BaskomNews.com, Senin (16/4/2018).
Media online yang tergabung di AJOI, sambung dia, diharapkan mampu menyajikan berita yang tidak sekadar aktual dan faktual, tapi juga bernilai dan mempunyai dampak konstruktif.
“Saya tak pernah meragukan kemampuan dan pemahaman jurnalistik teman-teman media yang ada saat ini.Namun yang harus disadari, kita ada dalam era industri 4.0, era ini menuntut kita merubah paradigma dan pola pikir jurnalis konvensional ke dunia digital,” ucap Rival.
Keberadaan AJOI sendiri, lanjut dia, saat ini mulai terbentuk di beberapa provinsi di Indonesia. Dan tak lama lagi, kepengurusan AJOI akan dibentuk di Jawa Barat.
“Kemarin kami baru meresmikan kepengurusan di Riau. Nah setelah DPD Riau terbentuk dalam waktu dekat akan segera hadir DPD Jawa Barat, dan beberapa wilayah lainnya,” ujarnya.
Dikatakan dia, kepengurusan AJOI Jawa Barat harus segera dibentuk.
“Kita sudah menunjuk steering committee untuk di Jawa Barat. Semoga dalam waktu dekat bisa membentuk organizing commitee dan membentuk kepengurusan,” katanya, seraya menambahkan bahwa AJO Indonesia akan terus memperluas kepengurusan tingkat DPD di provinsi-provinsi lain. (SiD)






