Informasi Berita, Menarik dan Terhangat
Daerah  

Setelah “DIGEBUKIN’, BM PAN juga akan Polisikan Hitler Nababan

Para pengurus BM PAN dan DPD PAN Karawang, saat melakukan konferesi pers di kantor Bale Sajaiwa, Selasa malam (22/5/2018).
banner 468x60

BaskomNews.com – Pasca insiden pemukulan terhadap anggota DPRD Karawang Fraksi Demokrat, Hitler Nababan oleh beberapa oknum anggota ormas, Selasa (22/5/2018), BM PAN Karawang juga mengaku akan “mempolisikan” Hitler Nababan ke Polres Karawang.

Sikap yang diambil BM PAN ini didasari karena alasan meme foto yang di-upload Hitler Nababan di group Whatsaap Anggota DPRD Karawang tersebut bukan hanya menyinggung Habib Rizieq Shihab, melainkan juga menyinggung petinggi Partai PAN, yaitu Amien Rais.

banner 336x280

“Kami prihatin atas kejadian ini. Sebelumnya kami menyayangkan apa yang dilakukan Hitler, sebagai pejabat publik seharusnya dia memberikan contoh yang baik, membuat situasi Karawang menjadi nyaman. Tindakan Hitler jelas memicu reaksi kelompok lain yang merasa tersinggung, apalagi sekarang tahun politik, isunya sensitif,” kata Ketua BM PAN Karawang, Dadi Mulyadi, saat melakukan konferensi pers, di Bale Sajiwa atau kantor DPD PAN Karawang, Selasa malam (22/5/2018).

Selain akan mempolisikan Hitler Nababan ke Polres Karawang, Dadi juga mengaku akan mendesak DPRD Karawang maupun DPC Demokrat Karawang untuk mengevaluasi Hitler Nababan.

“Saya prihatin dan menuntut Hitler dievaluasi dari keanggotaannya sebagai dewan, baik secara kelembagaan DPRD maupun Partai Demokrat. Proses hukum harus berjalan, mau persoalannya becanda atau tidak, ini isu sensitif karena tahun politik,” timpal Dadi.

Kepada BaskomNews.com, Dadi mengaku jika sebelumnya sudah ada kader PAN yang sudah mencoba menghubungi Hitler Nababan untuk meminta klarifikasi. Namun sayangnya, respon dari Hitler Nababan cenderung pasif.

“Tadinya kita berharap bisa diselesaikan secara persuasif, sehingga bisa meminimalisir ketersinggungan temen-temen yang lain. Kita sangat menyayangkan Hitler yang cenderung pasif, ketika kita meminta klarifikasi. Saya kira ini sudah terjadi perbuatannya (penghinaan, red). Sehingga tidak ada alasan tuntuk tidak diproses secara hukum,” tegas Dadi.

Disinggung ada atau tidaknya kader atau pengurus PAN Karawang yang terlibat pemukulan di salah satu ruang Paripurna DPRD Karawang?. Dadi sendiri memastikan tidak ada kader atau pengurus DPD PAN Karawang yang melakukan pemukulan.

“Saya kira temen-temen PAN ada di sana, tapi mereka tidak melakukan pemukulan. Yang pasti kita merasa prihatin. Kalau tidak ada sebab itu tidak akan terjadi, karena ini hukum kausalitas. Akar persoalannya tadi itu, Hitler sendiri yang memulai,” kata Dadi.

“Sekali lagi saya tegaskan, bisa dipastikan temen-temen PAN tidak memukul. Bahkan kita akan turut memberikan bantuan hukum kepada temen-temen yang katanya ada 4 orang yang ditahan Polres Karawang,” timpal Dadi.

Masih dikatakan Dadi, terkait persoalan bagaimana Demokrat Karawang akan bersikap terhadap Hitler Nababan, proses PAW (Pergantian Antar Waktu) atau tidak, bagi Dadi itu semua bukan merupakan urusan BM PAN. “Kita tidak akan ikut campur (sanksi Demokrat terhadap Hitler, red), karena itu ranah dapur orang lain,” kata Dadi.

“Yang pasti PAN merasa tersinggung. Karena Pak Amien ini simbol partai, sebagai pelopor atau Bapak Reformasi yang harus kita jaga wibawanya,” tegas Dadi.

“Dia itu (Hitler, red) masyatakat plus, bukan masyarakat biasa. Kalau masyarakat biasa mungkin masih bisa kta tolelir. Dia seharusnya memberikan contoh yang baik ke masyarakat,” pungkas Dadi. (red)

banner 336x280