“Inshaa Alloh saya memilih sesuai pilihan hati saya, yang tentunya bisa amanah untuk membawa Jawa Barat lebih baik ke depannya lagi,” ungkapnya.
BaskomNews.com – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Barat pada tahun 2018, telah menjadi pengalaman pertama bagi mahasiswi cantik, Nadya Putri Evriana.
Nadya mengaku, dirinya sangat antusias dan bahkan telah banyak mencari tahu siapa saja sosok yang dipilihnya dari empat pasang Calon Gubernur (Cagub) dan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jawa Barat tersebut.
“Ini pengalaman pertama saya sebagai warga negara Indonesia yang baik, tentunya saya telah menggunakan hak pilih saya,” kata Nadya yang duduk di bangku kuliah semester 2 jurusan Hubungan Internasional Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Bandung kepada wartawan, Rabu (27/06).
Kendati dirinya berkuliah di Bandung, Jawa Barat, pada hari pemilihan umum (Pemilu) 2018 ini, dirinya menyempatkan pulang ke rumahnya di sekitaran Desa Jomin Barat, Kecamatan Kotabaru, Karawang, Jawa Barat, guna menggunakan hak pilihnya tersebut.
“Libur tanggal merah karna ada pencoblosan, saya memilih pulang ke rumah untuk nyoblos, karena ini pengalaman pertama saya sebagai pemilih pemula juga,” ucap mahasiswi yang lahir pada 19 Juli Tahun 1999 itu.
Nadya yang merupakan putri pertama dari Ketua Komisi C DPRD Karawang, Elievia Khrissiana ST ini, enggan membeberkan pilihan pasangan Cagub dan Cawagub Jawa Barat di hadapan ibundanya.

Disinggung hal tersebut, Nadya hanya tersipu malu sambil menoleh ke arah ibundanya, Elievia Khrissiana ST.
“Inshaa Alloh saya memilih sesuai pilihan hati saya, yang tentunya bisa amanah untuk membawa Jawa Barat lebih baik ke depannya lagi,” ungkapnya.
Dia menambahkan, penggunaan hak pilih warga termasuk dari para pemilih pemula ikut menentukan masa depan bangsa.
“Jangan menjadi apatis apalagi skeptis. Pilihlah calon pemimpin yang dianggap amanah dan bisa memajukan bangsa ini,” tambahnya. (Not)












