“Alhamdulillah, dokter anak sudah datang. Ade Karmila juga sudah ditangani. Proses pertama adalah membersihkan bagian tubuh dan lukanya”
BaskomNews.com – Karmila (11), bocah penderita patah tulang yang mengalami inveksi hingga borok di pinggulnya, kini sudah bisa tertidur terlentang. Sebelumnya, Karmila yang karena keterbatasan orang tuanya dalam hal perekonomian, menderita akibat sakit yang dideritanya, hingga hampir 4 bulan. Dia hanya bisa terbaring lemas di tempat tidur dengan posisi tengkureb. Dia pun belum sempat mendapatkan penanganan secara medis terkait penyakitnya itu.
Berkat bantuan Wakil Bupati Karawang, H. Ahmad Zamakhsyari, Karmila kemudian dirawat di RSUD Karawang, Senin (9/7/2018). Tali kasih Wabup Karawang, kemudian dilanjutkan oleh komunitas karyawan PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) yang tergabung dalam Karyawan Toyota Peduli (KTP). Berkat pendampingan yang dilakukan KTP, Karmila kemudian mendapatkan penanganan secara cepat dan akurat dari para medis di RSUD Karawang.
Update-nya, pagi tadi, Selasa (10/7/2018), Karmila bisa tidur terlentang. Bagian-bagian tubuhnya yang selama hampir empat bulan tidak tersentuh, kemudian dibersihkan.

“Alhamdulillah, dokter anak sudah datang. Ade Karmila juga sudah ditangani. Proses pertama adalah membersihkan bagian tubuh dan lukanya. Kata dokter anak, pasien harus dipindahin ke kasur yang disediakan RSUD, karena kasur yang dipakai dari rumah takut banyak bakteri,” ujar Desi, Relawan KTP, kepada BaskomNews.com.
Tak hanya itu, di hari yang sama, lanjut Desi, ahli gizi dan ahli therapi juga datang. “Pihak RSUD juga akan melakukan perbaikan gizi buat Ade Karmila. Terus tadi sama ahli therapi dilakukan therapi untuk menggerakan kedua telapak kakinya. Alhamdulillah bisa. Kalau untuk menggerakan kakinya sendiri, hanya kaki kiri yang bisa digerakan, sedangkan kaki kanan tidak bisa digerakan karena kesakitan yang teramat sangat,” lanjut Desi.
Untuk masalah tulang, jelas Desi, dokter tulang menganjurkan, tindakan operasi harus dirujuk ke rumah sakit tipe A. Tapi akan dilakukan upaya di RSUD Karawang, dengan melalui tahapan-tahapan. “Setelah itu baru dirujuk,” katanya.
Tadinya, Karmila mau dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. “Kata dokter tulang, karena IGD RSCM penuh, jadi dilakukan disini dulu tahapan-tahapannya itu. Tapi kalau IGD RSCM ada yang kosong bisa lasung dirujuk kesana,” utasnya.
Sebelumnya, hingga pukul 16.00 WIB, Senin (9/7/2018), Karmila (11), bocah penderita patah tulang sampai borok di pinggulnya, masih terbaring di ruang IGD RSUD Karawang. Dia berada di ruang tersebut sedari pulang dari Kantor Wakil Bupati Karawang, H. Ahmad Zamakhsyari, sekitar pukul 10.00 WIB.
BACA: Pulang dari Kantor Wabup, Karmila Terbaring di Ruang IGD sampai Jam 4 Sore, “Belum ada Ruang Kosong”
“Tadi sepulang dari kantor Pak Wabup, langsung kesini, karena kata Pak Wabup dirawat dulu di RSUD. Pas sampai kesini langsung ditangani dan diberi infus serta disuntik. Habis itu belum ada tindakan lagi. Di ruang ini karena kata petugas, masih nunggu ruangan,” ujar Timan, ayah tiri Karmila. (SiD)
BACA juga: Karmila, Juga Dapat Bantuan dari Komunitas Karyawan Toyota, Ini yang akan Dilakukannya
TERKAIT: Kang Jimmy Bantu Pengobatan Karmila, Anak yang Menderita Patah Tulang sampai Borok di Pinggulnya






