“Gejala ini diketahui sejak bayi berada dalam kandungan berusia 9 bulan. Setelah lahir, terus membesar”
BaskomNews.com – Seorang bayi berusia 5 bulan, terbaring lemas di ruang Rawamerta 150 RSUD Karawang, Kamis (12/7/2018). Kondisinya (maap) mengenaskan. Ada kelainan di kepalanya, yang diakibatkan dari penyakit hidrosefalus, yang dideritanya.
“Gejala ini diketahui sejak bayi berada dalam kandungan berusia 9 bulan. Setelah lahir, terus membesar. Dulu sempat mau menjalani operasi, tapi tidak bisa, karena berat badannya masih di bawah 6 kilogram,” ujar Ida Farida (32), ibunya bayi, kepada Wakil Bupati Karawang, H. Ahmad Zamakhsyari, yang menyambanginya tadi pagi, Kamis (12/7/2018) di ruang Rawamerta 150 RSUD Karawang.
Orang nomor dua di Pemkab Karawang yang akrab disapa Kang Jimmy ini sebenarnya tak sengaja menjumpai bayi penderita hidrosefalus bernama Dinda Azahra tersebut. Agenda Kang Jimmy sebenarnya adalah mengunjungi Karmila, bocah 11 tahun asal Rengasdengklok yang menderita patah tulang belakang hingga inveksi.
Saat berada di ruangan Karmila itu, Kang Jimmy yang melihat bayi itu, langsung menghampirinya. Raut wajahnya terlihat sendu, menyiratkan keprihatinan dan duka. “Ibu, ade bayi ini siapa namanya? Ibu yang kuat ya. Semoga para medis di sini bisa menanganinya dengan baik, dan penderitaan ade bayi ini segera berakhir,” ucap Kang Jimmy kepada Ida Farida, ibu sang bayi.
Kemudian, ibu sang bayi dan Kang Jimmy terlibat perbincangan. “Kita masih menunggu hasil medis. Gak tau apakah akakn dioperasi dekat-dekat ini atau kapan. Masih menunggu Pak,” ujar Ida Farida, ibu sang bayi.
Dinda Azahra, bayi berusia 5 bulan yang merupakan buah hati pasangan Ardi dan Ida Farida, warga Batujaya, Karawang ini, tampak lemas. Bayi mungil berjenis kelamin perempuan itu hanya bisa terbaring.
Dalam kesempatan itu, selain mendoakan untuk kesembuhan sang bayi, Kang Jimmy juga memberikan bantuan berupa uang untuk bekal Ida Farida selama menunggui bayinya di RSUD Karawang. (SiD)






