“Dengan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, perusahaan tidak lupa dengan kewajibannya untuk melaksanakan program CSR yang disinergikan dengan arah pembangunan”
BaskomNews.com – Grand Opening Ceremony PT. Meira Manufacturing Indonesia diresmikan pengoperasiannya oleh Wakil Bupati Karawang, H. Ahmad Zamakhsyari, bertempat di Kawasan KIM (PT Meira Manufacturing Indonesia), Kecamatan Ciampel, Karawang, Rabu (18/7/2018).
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati didampingi oleh Camat Ciampel, Kapolsek Ciampel, Danramil Ciampel. Selain itu, Presiden Meira Corporation Mr. Makoto Ohashi beserta jajarannya hadir dalam peresmian tersebut.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan, bahwa dengan keberadaan perusahaan baru di Kabupaten Karawang ini membuktikan bahwa investasi di Karawang masih banyak diminati oleh para investor luar negeri, seperti contoh saat ini PT. Meira Manufacturing Indonesia yang berasal dari Jepang.
Sehingga Pemkab Karawang berharap agar kondisi tersebut dapat semakin meningkat keterkaitan dan keseimbangan antara sektor pertanian dan sektor industri yang maju, dalam rangka memperkokoh struktur ekonomi kerakyatan.
Wakil bupati yang lebih akrab disapa Kang Jimmy tersebut juga berharap, agar keberadaan PT. Meira ini dapat membuka lapangan kerja dan memberikan pengaruh positif terhadap pengurangan angka pengangguran di Kabupaten Karawang.
Sebagaimana telah diatur dalam Peraturan Daerah Nomor 1 tahun 2011 tentang penyelenggaraan ketenagakerjaan yang mewajibkan perusahaan agar dapat merekrut tenaga kerja lokal asli Karawang yang tertuang pada Perda.
“Dengan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, perusahaan tidak lupa dengan kewajibannya untuk melaksanakan program CSR yang disinergikan dengan arah pembangunan yang sedang dan akan dilaksanakan pemerintah daerah,” kata Kang Jimmy.
“Dengan demikian dapat terjalin sinergitas yang baik antara pemerintah daerah, sektor swasta dan seluruh masyarakat. Selain itu tidak kalah pentingnya adalah persoalan masalah lingkungan hidup, dimana pihak manajemen perusahaan dapat memperhatikan masalah limbah yang akan berdampak buruk terhadap lingkungan hidup, agar tidak menjadi masalah di kemudian hari,” pungkasnya.(red)






