Informasi Berita, Menarik dan Terhangat
Daerah  

Sambil Menangis, Mak Anah Menanti Kepedulian Bupati Cellica

HAMPIR RUBUH: Kondisi rumah Mak Anah yang sudah memprihatinkan.
banner 468x60

Kemiskinan dan kesenjangan sosial masih melanda Kabupaten Karawang. Luasnya hamparan sawah, serta berdirinya ribuan perusahaan, nyatanya tak mampu meningkatkan kualitas ekonomi warganya. Masih banyak warga yang hidup dengan kemiskinan.

BaskomNews.Com – Salah satunya, adalah Mak Anah, warga Dusun Kerajan, tepatnya di RT03, Desa Kalangsari, Kecamatan Rengasdengklok. Nenek berusia 80 tahun ini harus merasakan hidup di masa tuanya di dalam rumah yang seharusnya sudah tak layak untuk dihuni manusia. Mak Anah hidup berdua dengan putranya, Yogi.

Namun, meski demikian, Mak Anah-lah yang justru membantu kehidupan Yogi. Pasalnya, Yogi memiliki keterbatasan mental. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya, Mak Anah bekerja sebagai buruh serabutan. Usianya yang sudah tua, tak menyurutkan niatnya untuk bekerja, demi bertahan hidup dan memberi makan untuk anaknya.

banner 336x280

Secercah harapan untuk tinggal di rumah yang lebih layak sempat menghampiri Mak Anah, ketika saat itu Kepala Desa dan pihak kecamatan Rengasdengklok mengunjungi rumahnya, dan berjanji memberikan bantuan perombakan atau merenovasi rumahnya agar lebih layak.

Informasi lain, yang ternyata menjadi harapan Mak Anah, adalah kehadiran Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana untuk menginap di rumahnya, lalu merenovasinya melalui program rutilahu. “Saya berharap, ada dermawan atau seseorang yang sudi memberikan bantuan kepada saya. Saya sudah tua,” katanya kepada BaskomNews.com sambil terisak.

Mak Anah harus tidur dengan selalu menanamkan rasa waspada karena kondisi rumahnya rawan rubuh

Mak Anah masih menunggu kehadiran Bupati Karawang yang katanya akan menginap di rumahnya itu. Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Desa Kalangsari, Teti Firdaos. Teti mengatakan, ia mendapat laporan akan ada agenda bupati menggelar kegiatan PATEN di Kecamatan Rengasdengklok dan menginap di rumah warga yang tidak layak huni. “Rumah tersebut adalah rumah Mak Anah,” tuturnya.

Namun, hingga sekarang, Bupati tak kunjung datang. Hanya pihak kecamatan dan desa saja yang sudah melakukan survei lokasi. Menurut Teti, ia juga prihatin. Teti akan menggerakan Karang Taruna Kalangsari untuk membantu pembangunan rumah tidak layak huni Mak Anah tersebut.

“Karena tahun ini anggaran Desa Kalangsari untuk rutilahu hanya dua. Sudah dialokasikan kepada pak Hadi dan Pak Eot warga Dusun Jatimulya,” katanya. (dd)

 

banner 336x280