Informasi Berita, Menarik dan Terhangat
Daerah  

Banyak Bantu Masyarakat Kecil, Kang Jimmy Apresiasi Gerakan KTP

Para pengurus KTP saat beraudiensi dengan Kang Jimmy di ruang rapat kantor Pemkab Karawang, Senin (30/7/2018).
banner 468x60

“Mereka ini bagus sekali gerakan di masyarakatnya. Boleh sekali-kali kita akan turun ke lapangan langsung berbarengan”

BaskomNews.com – Wakil Bupati Karawang, H. Ahmad Zamakhsyari (Kang Jimmy) mengapresiasi gerakan social-kemasyarakatan yang dilakukan komunitas Karyawaan Toyota Peduli (KTP) di Karawang.

Karena menurut Kang Jimmy, apa yang dilakukan KTP selama ini akan sangat membantu Pemkab Karawang di dalam menjalankan program pemerintahan.

banner 336x280

“Saya banyak menyimak gerakan temen-temen KTP melalui media sosial maupun dari para relawan saya. Makanya hari ini saya undang mereka secara hormat ke kantor saya,” kata Kang Jimmy, saat berbincang dengan pengurus KTP di ruang rapat lantai I Pemkab Karawang, Senin (30/7/2018).

Sementara itu, setelah berbincang dan mendengarkan program-program KTP yang sudah dan akan direalisasikan, Kang Jimmy sendiri mengaku siap terlibat langsung ke lapangan bersama para relawan KTP.

“Mereka ini bagus sekali gerakan di masyarakatnya. Boleh sekali-kali kita akan turun ke lapangan langsung berbarengan. Karena dari dulu saya memang senang dengan NGO (Non-Governmental Organization) yang bergerak membantu masyarakat seperti ini,” timpal Kang Jimmy.

Di tempat yang sama, Ketua KTP, Asep Mulyana menjelaskan, jika KTP merupakan komunitas karyawan yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan, tanpa membebankan anggaran kepada manajemen Toyota sepeser pun.

“Kita murni mandiri. Dengan tagline kemandirian ekonomi kerakyatan, kita menjalankan beberapa usaha yang melibatkan masyarakat secara langsung. Dan keuntungan dari sana-lah kita jadikan modal untuk kegiatan-kegiatan kita di dalam membantu masyarakat,” tutur Asep.

Ditambahkan Asep, dalam waktu dekat KTP juga akan segera launching program “sodakoh sampah”. Diharapkannya, program ini dapat mengedukasi masyarakat tentang volume sambah yang semakin tidak terkendali.

“Nanti kita akan edukasi masyarakat soal sampah ini. Nanti akan kita pisahkan mana sampah organik dan mana sampah non organik. Sampah organik akan kita jadikan pupuk tanaman. Sementara sampah non organik akan coba kita buat kerajinan yang bisa dijual,” tandasnya. (mang adk)

banner 336x280