BaskomNews.com – LSM Barisan Rakyat Indonesia meminta Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Kabupaten Karawang agar lebih objektif dalam menangani peroses tender lelang.
Hal tersebut akan mempengaruhi terhadap serapan anggaran, pasalnya hampir setiap tahun serapan anggaran selalu kurang maksimal sehingga terjadi Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA). “Kami sangat mendukung demi cepatnya pembangunan,” tegas D. Sutedjo, Ketua Umum Barak Indonesia, Selasa (7/8/2018).
Kalau bisa, usulnya, UKPBJ jangan sampai membuat andendum rekening koran untuk menentukan pemenang. “Harus lebih objektif, jangan hanya punya rekening koran dengan nilai yang besar tapi harus benar-benar di cek ada tidak uang tunainya,” usulnya.
Tedjo juga mewanti-wanti UKPBJ jangan mudah memenangkan tender dengan harga penawaran yang rendah. Pihaknya juga meminta kepada UKPBJ agar jangan takut untuk menentukan pemenang jika ada penekanan. Karena semua keputusan ada di UKPBJ.
“Kalau emang kulitasnya terbawah kenapa harus dimenangkan. Jangan takut, LSM Barak siap mengawal,” tegasnya.
Sementara itu Kepala Bagian UKPBJ Wahidin, menjelaskan bahwa kelembagaan yang dia pimpin baru dibentuk. Di setiap kabupaten/kota masing-masing berbeda. Ada yang sudah menjadi badan, ada yang masih bagian seperti di Karawang. UKPBJ masih bagian dari Asda 2. “Lembaga kita baru enam bulan, ibarat bayi yang baru lahir,” katanya.
Dia bersama tim UKPBJ akan berusaha bekerja sesuai dengan aturan yang berlaku karena ini berkaitan dengan SKPD manapun yang ada kaitannya dengan proyek pembangunan. “Kami nanti punya strategi, bagaimana nanti mensosialisasikan dan mengkonsolidasikan semua SKPD,” jelasnya.
Sementara, Erwin, Ketua Pokja UKPBJ menuturkan, sebelumnya banyak pengadaan yang berulang-ulang agar pada tahun berikutnya jangan sampai pengadaan yang sama yang masuk. “Contoh pembangunan jalan sekarang masuk tender, tahun depan masuk lagi. Nah ini kan jadi pertanyaan secara kualitas,” terangnya.
Pihaknya akan mencoba agar kedepannya ini lebih baik lagi. “Terima kasih ada yang mengkritik kami jadi ketika kami ada kelalalaian ada yang mengingatkan,” pungkasnya. (pls)






