“Tegar, yang sabar ya Nak. Yakin Tegar bisa sembuh. Ini akang sodakoh buat biaya sehari-hari tegar di rumah sakit. Pokoknya Tegar harus terus semangat ya nak. Tos dulu dong kasep,”
BaskomNews.com – Bukan hanya saja sering menerima warga sakit yang meminta bantuan dengan cara mendatangi rumah dinasnya (Rumah Dinas Wakil Bupati), kali ini H. Ahmad Zamakhsyari (Kang Jimmy) juga didatangi warga sakit yang ingin meminta bantuan, saat dirinya hendak akan bermain sepak bola di Stadion Singaperbangsa Karawang, Rabu (8/8/2018).
Setelah menghadiri undangan peresmian Masjid Asshobari An-Nahdillyah, di Perum Karawang Green Village (KGV) 2, di tengah perjalanan Wakil Bupati Karawang ini mengaku mendapatkan telepon dari salah seorang aparatur Pemerintahan Desa Cadaskertajaya.
Melalui pembicaraan via ponsel, Kang Jimmy mendapatkan kabar ada warga Dusun Cilewo, Desa Cadaskertajaya, Kecamatan Telagasari yang akan hendak meminta bantuannya untuk keperluan berobat di rumah sakit.
Warga tersebut bernama Tegar (13), pasien busung lapar anak dari Ibu Eva (36), yang akan hendak berangkat berobat ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. Benar saja, setibanya di Stadion Singaperbangsa, Kang Jimmy sudah “dijegad” sebuah mobil ambulance yang membawa pasien busung lapar bernama Tegar (13).
Di hadapan Kang Jimmy, Ibu dari Tegar yaitu Eva menuturkan, jika sebenarnya persoalan untuk persyaratan administrasi berobat ke RS Hasan Sadikin Bandung sudah terpenuhi. Namun untuk biaya sehari-hari selama pengobatan di rumah sakit, Eva mengaku tidak mampu atau tidak memiliki biaya.
“Gak tau kemana pak, gak tanggung jawab,” tutur Eva, saat ditanya Kang Jimmy dimana keberadaan ayah tegar.
Mendengarkan sedikit penjelasan dari Ibu Eva, Kang Jimmy langsung memberikan dua buah amplop. Yaitu dimana satu amplop diberikan kepada Tegar secara langsung, sementara satu amplopnya diberikan kepada Ibu Eva.
Sementara Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Desa Cadaskertajaya yang ikut menghantarkan Tegar untuk berobat ke RS Hasan Sadikin Bandung juga tak luput mendapatkan “uang ongkos” dari Kang Jimmy.
“Tegar, yang sabar ya Nak. Yakin Tegar bisa sembuh. Ini akang sodakoh buat biaya sehari-hari tegar di rumah sakit. Pokoknya Tegar harus terus semangat ya nak. Tos dulu dong kasep,” tutur Kang Jimmy yang mencoba mengajak Tegar berbincang dan menyemangatinya dengan “salam tos”.
“Ibu, tolong dijaga anaknya baik-baik ya. Akang PSM-nya bukan?. Tolong kawal terus pengobatan anak ini ya. Ini saya kasih ongkos buat akang,” timpal Kang Jimmy, kepada PSM yang mengantar Tegar.

Sementara itu, kepada awak media yang meminta pernyataan wawancara, Kang Jimmy mengaku jika sebenarnya pada pagi harinya, ia sudah melakukan rapat dengan beberapa pejabat terkait, untuk menyikapi beberapa persoalan warga miskin yang mengalami sakit, namun tidak terdata sebagai warga miskin.
“Tadi saya sudah rapat dengan Dinsos, Sekda, Dinkes dan BPJS mengenai penanganan warga miskin yang sakit. Dan saya minta data warga miskin harus di-review ulang, agar tidak terjadi lagi kasus pemegang kartu Karawang Sehat atau BPJS yang ditolak rumah sakit,” timpal Kang Jimmy.
“Persoalan seperti ini di Karawang sebenarnya terletak pada persoalan data warga miskin yang tidak up to date. Karena saya beberapa kali didatangi warga miskin sakit yang ingin berobat, tapi mereka belum memiliki kartu BPJS. Saya pikir persoalan ini akan terus berlarut-larut di Karawang, kalau data warga miskin saja di kita tidak up to date,” tandas Kang Jimmy.(red)






