Untuk jumlah yang diusulkan sendiri, sambung Aang, tenaga pendidikan sebanyak 240 (Guru), tenaga kesehatan 80 orang dan tenaga teknis juga sebanyak 80 orang.
BaskomNews.com – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Karawang, Aang Rahmatullah mengatakan, untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018, Pemerintah Kabupaten Karawang mengusulkan untuk tenaga pendidikan, tenaga kesehatan dan tenaga teknis.
“Kita usulkan sesuai kebutuhanya. Kita sudah ajukan dari Januari sesuai juklak/juknis Kemenpan RB melalui E-Formasi,” katanya kepada BaskomNews.com beberapa waktu lalu.
Untuk jumlah yang diusulkan sendiri, sambung Aang, tenaga pendidikan sebanyak 240 (Guru), tenaga kesehatan 80 orang dan tenaga teknis juga sebanyak 80 orang.
Sementara itu, penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) mundur dari jadwal semula, Juli-Agustus 2018. Informasi terakhir, proses rekruitmen dibuka setelah penyelenggaraan Asian Games 2018.
Menyusul Menteri PAN-RB, Syafruddin, yang menjabat chief de mission Asian Games masih fokus perhelatan tersebut.
“Tapi kita harapkan setelah Asian Games bisa diumumkan,” ungkap Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik (HUKIP) KemenPAN-RB, Mudzakir, Senin (20/8) di Jakarta.
Diakuinya, saat ini KemenPAN-RB masih melakukan proses validasi usulan-usulan formasi yang masuk dari pemerintah daerah hingga pusat. Tujuannya agar formasi yang ditawarkan benar-benar sesuai kebutuhan.
Selain itu, agar daerah yang belanja pegawainya lebih dari 50 persen dalam APBD, tidak asal menerima pelamar. “Aturannya di bawah 50 persen (belanja pegawai), tetap berlaku. Proses validasi masih kami lakukan supaya formasi yang dikeluarkan benar-benar sesuai kebutuhan dan kemampuan anggaran,” lanjutnya.
Dikatakan, pihaknya masih menghitung detail berapa kebutuhan CPNS. Jangan sampai ada lowongan yang dibuka, namun daerah tersebut tidak benar-benar membutuhkan formasi itu. “Misalnya formasi tenaga kesehatan berapa yang diperlukan di puskesmas di kecamatan tertentu, sampai sedetail itu kita validasi usulan,” jelasnya. (red/net)






