“Inikan aneh, masa ITC sendiri tidak mengetahui kendaraan yang dia ambil melalui pihak eksternalnya. jadi kami hari Senin besok kembali akan datangi kantor ITC untuk bertemu langsung dengan kepala cabangnya ITC,” katanya.
BaskomNews.com – Atas keluhan salah satu warga, Organisasi Masyarakat (Ormas) Pemuda Pancasila (PP) MPC Karawang menggeruduk kantor PT. Internusa Tribuana Citra Multi Finance (ITC Finance) yang bergerak dibidang pembiayaan yang berada di ruko kawasan Galuh Mas.
Suparno, Komandan Komando Inti Mahatidana (Dankoti) PP MPC Karawang mengatakan, PT ITC dinilai telah melakukan kesalahan yang fatal, karena telah mengambil kendaraan milik Aris Budianto, warga Desa Parungmulya, Kecamatan Ciampel, Karawang, melalui oknum eksternal.
“Iya pihak eksternal ITC mengambil mobil tanpa ada pemberiatauhan dulu, bahkan adik korban saat ini mengalami syok,” ujarnya kepada Baskomnews.com, Sabtu (25/08/2018).
Suparno menjelaskan, berawal dari Aris yang menggadaikan BPKB kendaraan tersebut, dan ditengah perjalanan mengalami keterlambatan angsuran beberapa bulan, namun yang sangat disayangkan ketika angsuran mau dilunasi, namun pihak eksternal ITC memaksa untuk mengambil kendaraan tersebut.
Suparno mengaku tak terima dengan cara pengambilan kendaraan oleh pihak eksternal PT ITC, karena mengakibatkan kondisi adiknya, Aris, kini mengalami trauma. Menurut dia, selama masih kontrak masih bisa diselesaikan. jangan main ambil kendaraan.
“Kendaraan itu berada di rumahnya yang di Solo pada 21 Agustus 2018, eksternal ITC mengambilnya tanpa ada pemeberitahuan terlebih dahulu, adik saya (Aris) yang berada di rumah telpon saya bahwa kendaraanya mau diambil pihak ekternal ITC Finance, dan saya minta telponya diberikan ke pihak yang mau mengambil kendaraanya, terus saya ngomong jangan dulu, saya sudah dapat uangnya, saya mau melunasinya, tapi pihak ekternal ITC mengambilnya saja,” jelas Suparno.
Anehnya, masih dikatakan Dankoti PP, saat ditemui di Kantor ITC Finance, pihak ITC tidak bisa menjelaskan keberadaan mobil tersebut. Padahal, pihak ITC harusnya mengetahui keberadaan mobil tersebut, karena yang mengambil kan pihak ekternal ITC.
“Inikan aneh, masa ITC sendiri tidak mengetahui kendaraan yang dia ambil melalui pihak eksternalnya. jadi kami hari Senin besok kembali akan datangi kantor ITC untuk bertemu langsung dengan kepala cabangnya ITC,” katanya. (red)






