Informasi Berita, Menarik dan Terhangat
Daerah  

Pada Ribut #2019GantiPresiden dan #2019TetapJokowi, Ini Tanggapan KNPI Karawang

Lukman N Iraz, Ketua KNPI Karawang
banner 468x60

“Ayo berpolitik yang santun, sampaikan gagasan, bukan kebencian. Ini untuk Indonesia yang berkemajuan terwujudnya masyarakat yang adil dan sejahtera”

BaskomNews.com – Tak hanya secara nasional, konflik perdebatan #2019GantiPresiden dan #2019TetapJokowi juga terjadi di Kota Pangkal Perjuangan. Khususnya di media social, setiap harinya publik netizen terlihat saling berdebat bahkan saling caci maki untuk menggemboskan isu-isu miring untuk membunuh karakter lawan jagoannya di Pilpres.

Menyikapi persoalan ini, Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Karawang, Lukman N Iraz mengajak kepada seluruh tim sukses dan tim pemenangan pasangan calon legislatif maupun calon presiden wakil presiden untuk dapat bersikap santun dalam berkampanye dalam mempromosikan calonya masing-masing.

banner 336x280

Lukman mengatakan, sudah barang tentu setiap pasangan calon punya basis massa dan mungkin karena fanatisme, ketika dikritik pasti massa pendukungnya akan marah. Hal itu sudah sering terjadi di media sosial. Sengkarut pileg dan pilpres yang dilaksanakan masih setahun lagi tersebut, sudah ramai diperbedatkan di media sosial.

“Seharusnya yang perlu dikedepankan adalah program dari setiap pasangan calon untuk Indonesia ke depan. Bukan menyerang kekurangan fisik atau pribadi seseorang. Ayo berpolitik yang santun, sampaikan gagasan, bukan kebencian. Ini untuk Indonesia yang berkemajuan terwujudnya masyarakat yang adil dan sejahtera,” kata Lukman.

Ia mencontohkan, ada masyarakat yang tidak setuju naiknya Tarif Dasar Listrik (TDL). Tentunya, kata dia, pemerintah punya alasan khusus dan harus diinformasikan kepada masyarakat alasan tersebut.

“Sementara buat masyarakat yang tidak setuju harus bisa memberikan argumentasi maka disitu akan terjadi objektivitas,” ucapnya.

Ia berpesan kepada seluruh komponen pemuda agar waspada, jangan sampai peran pemuda yang harusnya melakukan proyeksi untuk indonesia ke depan justru malah dicemari oleh pihak-pihak yang menginginkan Indonesia tidak utuh. Bahkan, di Kabupaten Karawang, ia sendiri sudah mensyinyalir ada kelompok kecil yang ingin membuat kekacauan dengan mendompleng kelompok lain yang lebih besar.

“Sebagai kader bangsa yang baik, seluruh elemen masyarakat mulai dari DPD dan OKP senantiasa berhati hati dan membuka komunikasi jika ada di lapangan terjadi sesuatu yang kontraproduktif,” pungkasnya. (red)

banner 336x280