Informasi Berita, Menarik dan Terhangat
Daerah  

Karyawan Toyota Auto 2000 Tipu PNS Karawang

Ormas Pemuda Pancasila MPC Karawang saat datangi Diler Toyota Auto 2000 Karawang
banner 468x60

“Saya datang kesini dengan keluarga mau ambil mobil Rush TRD, saya mau DP kan mobil saya Vitara seharga RP 65 juta, karena ada STNK dan BPKB nya belum BBN ada urusan lah, jadilah mobil itu Rp 63 juta lima ratus dia bawa jadi, saya engga terima uang, saya terima kwitansi Auto,”

BaskomNews.com – Niat hati ingin memiliki kendaraan roda empat, Dalip seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Karawang yang bekerja di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) ditipu seorang karyawan Toyota Auto 2000 berinisial DW. Senin (3/9/2018)

Dalib menjelaskan kronologisnya kepada baskomNews.com, saat datang ke Toyota Auto 2000 bersama keluarga dengan niat mau kredit mobil Rush TRD dan bertemu dengan karyawan Toyota Auto 2000 berinisial DW. Kemudian, mobil Suzuki Vitara nya diharga Rp 63 juta lima ratus sebagai DP awal yang tadinya dihargai Rp 65 juta.

banner 336x280
Bukti Kwitansi

“Saya datang kesini dengan keluarga mau ambil mobil Rush TRD, saya mau DP kan mobil saya Vitara seharga RP 65 juta, karena ada STNK dan BPKB nya belum BBN ada urusan lah, jadilah mobil itu Rp 63 juta lima ratus dia bawa jadi, saya engga terima uang, saya terima kwitansi Auto,” jelasnya.

Dikatakan Dalip, jika dengan DP Rp 63 juta lima ratus, dirinya merasa terlalu mahal angsuran perbulan. Kemudian DP tersebut ditambah lagi dengan nominal Rp 66 juta lima ratus. Total uang yang diserahkan ke seorang karyawan Toyota Auto 2000 berinisial DW sebanyak Rp 130 juta.

“Karena hitung-hitungan kreditnya kalau DP 63 juta lima ratus ribu itu diatas lima juta perbulan angsurannya, saya tambah lagi di 66 juta lima ratus ribu jadi kalau engga salah cicilannya diatas tiga juta lah, total yang saya serahkan sebanyak 130 juta bulan Mei, serah terima semuanya di kantor Auto 2000,”  katanya.

Bukti Kwitansi

Dalib tidak merasa curiga dengan DW. Karena saat menerima kwitansi jelas kop dan cap basah bergambar Auto 2000 dan DW beridentitas pakaian Auto 2000, bahkan lokasi penyerahannya pun di Kantor Auto 2000.

“Engga, karena gini, saya terima itu kwitansi itu kop Auto 2000 dicap basah Auto 2000 dan yang menyerahkan itu jelas identitasnya pakaiannya karyawan Auto 2000 dan dikantor Auto 2000,” cetusnya.

Dalam hal ini, Dalip menguasakan persoalannya kepada Organisasi Masyarakat (Ormas) Pemuda Pancasila MPC Karawang, Suparno selaku Komando Inti (Dankoti) Mahatidana Pemuda Pancasila (PP) MPC Karawang dan menerjunkan puluhan anggotanya ke Kantor Resmi Toyota Auto 2000 Karawang untuk meminta penjelasan.

Saat audensi Pihak Dalib dengan Toyota Auto 2000 Karawang

“Disini saya hanya membawa puluhan anggota saja. Dan saya membawa pengacara kami untuk ikut menyelesaikan persoalan yang meninmpa Dalip,” ujarnya saat audensi dengan pihak Toyota Auto 2000.

Suasana memanas karena dalam audensi yang memakan waktu berjam-jam belum juga menemukan kesepakatan. Namun, hingga akhirnya, kedua belah pihak membuat rapat terbatas antara Toyota Auto 2000 dan Dalip.

“Kita sudah menemukan hasil kesepakatan, Intinya Unit mau dikirim dalam waktu satu minggu, masalah uangnya (DP) kita ga itung-itungan,” kata Suparno.

Sementara itu, setelah rapat terbatas, Kepala Cabang (Kacab) Auto 2000 Karawang, Rusli menjelaskan, kami sepakat untuk segera melakukan pengiriman mobil pesanan Dalip. Dan untuk DW sendiri akan dilanjutkan ke proses hukum.

“Hari sabtu besok kita kirim tanda tangan kontrak ke Pak Dalip. Dan DW akan dilanjutkan proses hukum,” katanya.

Rusli membenarkan bahwa DW merupakan karyawan Toyota Auto 2000 Karawang. Namun saat ini sudah bukan lagi sebagai karyawan Toyota Auto 2000 Karawang.

“DW Sudah terhitung minggu ke dua Agustus di phk, sesuai undang-undang ketenagakerjaan, lima hari berturut-turut tidak hadir sudah dinyatakan mengundurkan diri. Bahkan surat panggilan pertama dan kedua kita anter kerumahnya sekalian mencari yang bersangkutan.” paparnya.(zay)

banner 336x280