“Ini tidak masuk di program Corporate Social Responsibility (CSR), jadi mulai hari senin besok kita akan upaya ke Kemendikbud di Jakarta membawa usulan nanti agar dianggarkan di APBN,”
BaskomNews.com – Memalukan, Karawang yang dikenal memiliki Kawasan Industri terbesar se-Asia Tenggara, namun masih banyak sekolah yang mau roboh, bahkan hingga ribuan sekolah yang sudah rusak. Sebelumnya, ada juga sembilan bangunan sekolah yang sudah roboh.
Kabar terbaru, bahwa hari minggu (9/9/2018) Sekolah dasar Negeri Mekarbuana III, Desa Mekarbuana, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang roboh. Hal tersebut diungkapkan Kasie Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) , Cece Saripudin, kepada BaskomNews.com.
BACA INI :9 Roboh & 1.286 Sekolah Rusak, Dinas Pendidikan Pesimis Bisa Selesai sampai 2021
“Kami dapat informasi dari Kepala Sekolah hari jum’at bahwa ruang kelas SDN Mekarbuana III rusak parah. Kemudian, hari sabtu kami kelokasi, melihat ada tiga ruang kelas yang tidak layak, lalu kami minta Kepala Sekolah agar hari sabtu dikosongkan. Benar saja, hari minggu siang kami dapat kabar dari Kepala Sekolah bahwa tiga ruang kelas tersebut roboh,” katanya. Kamis (13/9/2018)
Melihat kondisi seperti itu, Cece berupaya akan mendatangi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) di Jakarta dengan membawa usulan agar sekolah yang roboh tersebut segera diperbaiki.
“Ini tidak masuk di program Corporate Social Responsibility (CSR), jadi mulai hari senin besok kita akan upaya ke Kemendikbud di Jakarta membawa usulan nanti agar dianggarkan di APBN. Karena apa, kondisi sekolah ini cuma ada tiga kelas yang dipakai, yang tiga kelas kan roboh. Mudah-mudahan anggaran APBN belum terkucurkan dimasing-masing daerah,” jelasnya.
BACA JUGA :Fenomena Sekolah Roboh, Disdik: Tinggal Nunggu yang Lainya Roboh
Dari 894 SD yang tersebar di 30 Kecamatan. Cece menjelaskan, setelah dibantu dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Ternyata masih banyak sekolah-sekolah yang rusak, bahkan kondisinya sangat memprihatinkan tidak layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
INI JUGA BACA : Soal Robohnya Atap SDN KaryaMakmur II, Ini Kata Komisi D DPRD Karawang
“Data tahun 2016 kalau dijumlahkan total ada 1.286 ruang kelas yang harus diperbaiki. Tahun 2017 oleh DAK sudah kita bangun 116 ruang kelas dan tahun 2018 sudah kita bangun juga 116 ruang kelas. Jadi kalau kita hitung-hitung ada 1.057 ruang kelas yang belum dibangun,” timpalnya. (zay)














