Informasi Berita, Menarik dan Terhangat
Daerah  

Jimmy : “Besok Pilpres, Jangan Mau Diadu Domba Atas Nama Tauhid”

Panitia Maulid Nabi Muhammad SAW Mesjid Al-Kautsar Perumahan Green Garden mendokumentasikan diri bersama Kang Jimmy.
banner 468x60

Yang suka Jokowi silahkan kampanyeukan dengan santun, yang suka Prabowo kampanyekan dengan santun, hindari adu domba di sosial media,”

BaskomNews.com – Sebentar lagi masyarakat Indonesia akan melaksanakan Pilpres 2019. Siapapun Calon Presiden pilihan masyarakat (Jokowi atau Prabowo), yang terpenting masyarakat tetap bisa menjaga persatuan dan kesatuan. Terlebih, jangan sampai masyarakat mau diadu doma oleh kepentingan politik yang mengatasnamakan agama.

Demikian disampaikan Wakil Bupati Karawang, H. Ahmad Zamakhsyari (Kang Jimmy), dalam kesempatan menghadiri kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan peresmian Yayasan Al-Kautsar di Halaman Mesjid Jamie Al-Kautsar Perumahan Green Garden, Minggu malam (8/12/2018).

banner 336x280
Kang Jimmy didaulat panitia untuk melakukan santunan anak yatim.

Atas nama pemerintah daerah, Kang Jimmy tidak ingin masyarakat Karawang terpecah belah dan saling bermusuhan lantaran momentum Pilpres 2019. Apalagi dengan masifnya upaya adu domba menjelang Pilpres atas nama agama.

“Besok Pemilihan Presiden, saya percaya orang Green Garden ada yang suka Prabowo, ada yang suka Jokowi. Saya titip, titip banget. Yang suka Jokowi silahkan kampanyeukan dengan santun, yang suka Prabowo kampanyekan dengan santun, hindari adu domba di sosial media,” tutur Kang Jimmy, dalam sambutannya.

Prosesi gunting pita peresmian Yayasan Al-Kautsar.

Menurut Kang Jimmy, Indonesia ini dilahirkan Allah saat dalam keadaan tersenyum. Namun negeri yang berada di bawah garis katulistiwa ini pernah porak-podanda selama 350 tahun dalam genggaman Belanda. Karena Belanda telah berhasil mengadu domba para raja di Indonesia waktu itu.

“3,5 abad rakyat Indonesia diadu domba oleh Belanda. Kini adu domba itu muncul kembali di facebook, Instagram, twitter dan lainnya. Makanya saya titip banget, jangan mau diadu domba di sosial media. Yang suka Jokowi silahkan, yang suka Prabowo silahkan. Yang penting negeri ini tetap berdiri tegak dibawah NKRI,” timpal Kang Jimmy.

Kang Jimmy kembali menegaskan, jangan sampai masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Karawang terpecah belah pasca Pilpres 2019 selesai. Terlebih berkaitan dengan isu-isu agama, serta upaya adu domba di sosial media, masyarakat harus mampu menangkalnya dengan prinsip bahwa Indonesia merupakan NKRI yang sudah lama diperkaya dengan segala macam perbedaan.

Antusiasme warga Green Garden saat mengikuti kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

“Jangan mau diadu domba atas nama apapun. Sudah, Indonesia sudah final. Pancasila produknya para ulama. Tokoh Muhammadiyah, Masyumi, Nahdatul Ulama. Dulu Indonesia itu aman, damai dan sentosa. Ada NU, Muhammadiyah, Persis, Al-Irsyad, FPI, aman gak ada apa-apa,” kata Kang Jimmy.

“Tapi setelah ada orang yang berusaha merubah konsep NKRI menjadi khilafah, yang mereka jual atas nama Tauhid, akhirnya warga muslim banyak yang diadu domba. Jadi sekali lagi, tauhid tanamkan dalam hati kita,” tandas Kang Jimmy.

Kehadiran Caleg DPR RI dari Partai Gerindra, Nace Permana di kegiatan Maulid Nabi warga Perumahan Green Garden.

Berdasarkan pantauan BaskomNews.com di lokasi, kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar masyarakat Perumahan Green Garden ini tidak hanya dihadiri Kang Jimmy. Melainkan juga dihadiri oleh Caleg DPR RI dari Partai Gerindra Karawang, Nace Permana.

Selain itu, dalam kegiatan maulid ini juga dilakukan santunan anak yatim, peresmian Yayasan Al-Kautsar, serta mengundang penceramah Pimpinan Majlis Asbaburrosul Sayyid Seif Alwi Ba’Alawi. (red)

banner 336x280