Informasi Berita, Menarik dan Terhangat

4 Partai di Karawang Ngaku Tidak Dapat Dana Sumbangan Kampanye, Demokrat Miliki Anggaran Paling Besar

Ketua KPU Karawang, Miftah Farid.
banner 468x60

“Seluruh partai dan tim kampanye di daerah sudah melaporkan LPSDK-nya,”

BaskomNews.com – Sebanyak 16 partai politik telah melaporkan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karawang, Jawa Barat. Empat partai diantaranya menyatakan bersaldo Rp 0 tanpa sumbangan.

Dalam LPSDK itu, para partai politik berhak melaporkan sumbangan dana kampanye dari tiga kategori, yakni sumbangan perorangan, sumbangan kelompok dan sumbangan perusahaan swasta.

banner 336x280

Ketua KPU Karawang, Miftah Farid mengatakan, laporan saldo Rp 0 itu dinyatakan oleh DPD Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Garuda, PKPI dan Perindo.

Selain empat partai itu, saldo Rp 0 ini itu dilaporkan Tim Kampanye Pilpres Pasangan Jokowi-Ma’ruf dan Prabowo-Sandi. “Seluruh partai dan tim kampanye di daerah sudah melaporkan LPSDK-nya,” kata Miftah Farid, Jumat (4/12/2019).

Sementara itu, Sekretaris DPD PAN Dadan Suhendarsyah mengakui, jika partai PAN sejauh ini belum menerima bantuan dana kampanye dari luar. Maupun partai atau pun 50 calon legislatifnya.

“Karena sejauh ini para caleg kita juga belum menerima bantuan dana dari manapun. Mereka masih menggunakan dana pribadinya. Tetapi kita masih yakin, jika target kita akan tetap tercapai, meskipun belum ada dana bantuan kampanye dari pihak mana pun,” ungkap Dadan.

Akan tetapi Dadan tidak menampik, ke depan pihaknya akan mendapatkan bantuan Alat Peraga Kampanye (APK) dari pihak luar. “Mungkin akhir Januari, tetapi nanti kita akan laporkan juga. Karena bantuannya tidak dalam bentuk uang, berupa APK,” katanya.

Dari data LPSDK yang dilaporkan partai politik ke KPU Partai Demokrat memiliki anggaran yang paling besar yaitu Rp 1.321.518.250. Kemudian disusul Partai Golkar Rp 1.243.000.000. Lalu Partai Berkarya Rp 903.465.000. Selanjutnya PDIP sebanyak Rp 542.459.000.

Setelah itu, Partai PKS Rp 490.000.000. Partai Nasdem Rp 313.375.000. Partai PBB sebanyak Rp277.000.000. Partai PPP sebanyak Rp137.000.000. Partai Hanura sebanyak Rp106.900.000. Partai PKB Rp100.000.000. Partai Gerindra sebanyak Rp18.000.000 dan Partai PSI sebanyak Rp6.504.000.

Miftah mengaku tidak mengetahui pasti dana LPSDK terbanyak itu diberikan dari sumbangan kategori mana saja. “Dalam rekap format laporan LPSDK kami hanya menerima jumlahnya,” pungkasnya. (pls)

banner 336x280