“Dia kemarin pergi, dan sekarang gak tahu dimana,”
BaskomNews.com – Fakta baru yang mengejutkan kembali didapatkan tim investigasi BaskomNews.com saat menelurusi identitas siapa sebenarnya Najibullah, seseorang yang mengaku nelayan sehingga mengadukan persoalannya kepada Cawapres Sandiaga Uno, lantas menjadi viral ketika keluhannya terkait dugaan persekusi disampaikan langsung Sandiaga Uno dalam debat Capres-Cawapres.
Udi, seorang nelayan Pasir Putih, Kecamatan Cilamaya Kabupaten Karawang mengatakan, jika Najibullah bukanlah seorang warga yang berprofesi sebagai nelayan, melainkan seorang parnormal. “Bukan nelayan, tapi paranormal,” kata Udi, saat menggelar konferensi pers bersama Kepala Desa dan beberapa unsur lainnya, di kantor Kecamatan Cilamaya Kulon, Senin (21/1/2019).
BACA SEBELUMNYA : Pernyataan Muspida Karawang Dibantah Pengacara Nelayan Najib, Siapakah yang Hoax Sebenarnya?
Sementara itu, Kades Sukajaya Abdul Ghofur Astra mengatakan, pada Sabtu kemarin (19/1/2019), Najib telah di telpon seseorang, kemudian pergi mengunakan mobil rental, dan sampai saat ini belum diketahui keberadaannya. “Dia kemarin pergi, dan sekarang gak tahu dimana,” katanya.
Menurut Ghofur, berdasarkan kronologisnya dugan kasus persekusi ini berawal dari adanya penganiayaan dari kasus penambangan pasir tanpa izin yang dilakukan Najib. Sahari yang saat ini dilaporkan ke pihak kepolisian, sebelumnya telah menegur Najib untuk tidak melakukan penambangan pasir, hingga akhirnya terjadilah perkelahian.

Namun sebelum kasusnya masuk ranah hukum, Ghofur mengaku jika pihak pemerintahan desa telah mengupayakan jalur mediasi pada Jumat 28 September 2018, dengan dihadiri pemerintah desa, pemerintahan kecamatan, dari unsur Pokmas, serta saudara Najib sendiri.
“Pihak desa mengupayakan mediasi, agar kasus ini tidak sampai ke ranah hukum. Namun setelah dilakukan mediasi sebanyak tiga kali tidak ada kesepakatan dari kedua belah pihak. Najib sebagai terlapor telah melaporkan kasus penganiayaan yang dialaminya ke Polsek Cilamaya,” timpal Ghofur.
BACA SEBELUMNYA : Pernyataan Sandiaga Uno Soal Persekusi Nelayan Cilamaya Bohong dan Bkin Gaduh Karawang, Muspida Langsung Gelar Konferensi Pers
Namun pernyataan berbeda disampaikan Sahari, yang mengaku bahwa dirinyalah yang dipukul oleh Saudara Najib. Kemudian ia menepis pukulan dari Najib tanpa melakukan perlawanan. “Saya hanya mengeluarkan telepon genggam dengan maksud untuk merekam kejadian tersebut. Kemudian saya pergi meningalkan Najibullah,” katanya.
Kemudian, sambung Sahari, ia melaporkan Najib ke Polres Karawang karena dugaan melakukan kerusakan ekosestem lingkungan. “Najib melakukan kegiatan penggalian pasir ilegal, serta penebangan pohon manggrove di pesisir pantai. Oleh karena itu kami laporan,” tandas Sahari. (cr2)






