“Saya berharap kepada pihak kepolisian Karawang untuk bertindak secara profesional dalam melakukan tindakan-tindakannya,”
BaskomNews.com – Ketua DPRD Karawang, H. Toto Suripto menyindir jangan sampai kasus yang katanya dugaan persekusi nelayan Pasir Putih Cilamaya Kabupaten Karawang, Najibullah seperti kasus hoax pemukulan Ratna Sarumpaet.
Atas persoalan ini, Toto meminta agar pihak Kepolisian Karawang bisa bekerja secara profesional, sampai dengan kasusnya terang benderang.
“Saya berharap kepada pihak kepolisian Karawang untuk bertindak secara profesional dalam melakukan tindakan-tindakannya, dalam hal terkait persoalan yang saat ini sedang viral. Baik terlapor maupun dari pelapor saudara Najib atau Sahari,” tutur H. Toto Suripto, kepada BaskomNews.com.
“Apakah saudara Najibullah ini akan seperti Ratna Sarumpet ketika tidak sama apa yang disampaikan tentang persoalannya,” timpal Toto.
Sementara itu, Pengacara Najibullah dari Senopati 08, Zaenal Abidin mengatakan, sebenarnya Najib memiliki lahan garapan di Pasir Putih yang awalnya merupakan tanah timbul. Tanah garapan Najib legal, karena disertai bukti surat lahan garapan dari pemerintah desa setempat yang sudah berjalan sampai 7 tahun lamanya.
Menurut Zaenal, yang dialami Najib jelas merupakan persoalan persekusi, karena masuk perbuatan tidak menyenangkan, menyakitkan, serta dipukuli. “Persekusi pengertiannya apa, di alam pikiran orang itu kan kayak perampok. Persekusi adalah perbuatan yang tidak menyenangkan, menyakitkan. Dipukulin saja sudah masuk persekusi dalam pasal 351,” kata Zaenal.
Disinggung mengenai terlapor Sahari yang kena cakar terlebih dahulu oleh Najib saat insiden pertengakaran sedang berlangsung?
“Kan ada visumnya. Ada luka memar dipukul oleh tangan. Kalau Pokmas (Sahari/red) ngaku dipukul, gak mungkin badan kecil gitu mukul, jadi Najib dipukulin. Ini bahkan bisa dikatakan pengeroyokan, karena lebih dari satu. Tapi pihak penyidik itu hanya menyatakan penganiyaan dengan pasal 351,” timpal Zaenal.
Soal pengakuan tetangga Najib yang menyatakan Najib tidak pernah melaut?
“Lah kalau memang gak melaut kenapa? Kan dia petani mangrove juga. Kan buat nyari makan sendiri. Najib itu nanam Mangrove sendiri di tanah garapannya sendiri. Jadi tidak ada namanya dana menanam mangrove untuk nelayan di Pasir Putih,” kata Zaenal.
Apakah Najib masih Trauma?
“Ya iyalah, sangatlah, wong sudah jadi isu nasional. Najib ada bersama kami, di suatu tempat yang lebih baik dan tenang,” katanya.
Bisa fotoin luka Najib?
“Gak bisa, ini sudah berapa bulan, dilaporin saja dari oktober. September kejadiannya, saya dampingi oktober. Sekarang sudah empat bulan lebih. Muka dipukulin, yang satu dipegangin tangannya, terus Si Sahari mukulin mukanya. Bonyok waktu awal itu,” tandas Zaenal saat dihubungi via ponselnya, sambil meyakinkan kepada awak media kalau kasus Najibullah merupakan perbuatan persekusi. (red)






