Informasi Berita, Menarik dan Terhangat
Daerah  

Tak Kontrol Makan Mie Instan dan Cemilan, Berat Badan Narti sampai 250 Kg

Karena bobot badannya terus bertambah, Narti hanya terlihat bisa tiduran di kamarnya, Selasa (29/1/2019).
banner 468x60

“Sejak satu minggu terakhir ini saya tengah menderita sakit. Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari saja saya hanya menunggu belas kasihan tetangga”

BaskomNews.com – Terindikasi sering mengkonsumsi mie instan dan cemilan yang tak terkontrol, Narti (37), warga Perum Terangsari RT 02/05 Blok E.9, Desa Cibalongsari, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang Jawa Barat mengalami obesitas sampai memiliki berat badan 250 kilogram.

Saat ditemui di kediamannya, Narti hanya terlihat bisa tiduran. Padahal sebelum mengalami obesitas, Narti masih bisa beraktivitas karena profesinya sebagai penjual nasi uduk di kampungnya. Namun sejak 6 bulan terakhir, berat badan Narti terus membesar.

banner 336x280

Akibat bobot tubuhnya itu, kini Narti tak lagi bisa beraktifitas seperti biasanya. Ia hanya bisa menjalani hari-harinya di kamar tidur. Sementara sang suami sudah lama tidak pulang ke rumah, tanpa memberikan kabar apapun atau memberikan nafkah.

“Sejak satu minggu terakhir ini saya tengah menderita sakit. Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari saja saya hanya menunggu belas kasihan tetangga. Saya begini karena sering mengkonsumsi mie instan,” kata Narti, Selasa (29/1/2019).

Wahyu Sunusuharjo, Ketua RT setempat menambahkan, Narti hanya berharap agar berat badannya kembali normal dan sembuh dari sakit yang sekarang dideritanya. “Narti ingin mengembalikan bobot tubuhnya yang besar itu seperti dahulu kala, jika ada yang bersedia untuk membiayainya,” katanya.

Tetangga Narti, Siti Aisah menambahkan, pola makan Narti tidak terkontrol semenjak orang tuanya meninggal dua tahun lalu. Narti tidak ada yang memperhatikan lagi, bahkan suaminya pun tidak tau dimana. Sejak enam bulan terakhir, Narti tidak bisa keluar kamar karena berat badannya terus naik.

“Saat ini Narti belum mendapatkan bantuan medis, karena terkendala administrasi kependudukannya. Dia masih menggunakan KTP Jakarta,” tandasnya.

Narti terlihat berada di mobil ambulance untuk dilarikan ke RSUD Karawang, agar mendapatkan perawatan, Rabu (30/1/2019).

Sementara itu, berdasarkan informasi yang diterima BaskomNews.com, Rabu (30/1/2019), Narti dikabarkan sudah berada di RSUD Karawang untuk mendapatkan perawatan atas penyakit yang dideritanya, khususnya mengenai obesitas. (red)

banner 336x280