Informasi Berita, Menarik dan Terhangat
Daerah  

Tata Angkutan Umum, Kadishub Minta Organda Tak Jalan Sendiri

Musyawarah Cabang (Muscab) DPC Organda Kota Bekasi, di Jalan Baru Underpass, Komplek Rusunawa, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Rabu (30/1/2019).
banner 468x60

“Ada hal-hal yang berkaitan dengan angkutan dan kendaraan, seharusnya kita harus bersama-sama bersinergi,”

BaskomNews.com – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi, Yayan Yuliana berharap agar kepengurusan Organisasi Angkutan Darat (Organda) periode 2018-2023 dapat menata angkutan umum di wilayahnya.

“Ini tugas kita bersama, ada sinergitas yang sama antara Dishub, Kepolisian dan Organda,” ujar Yayan saat menyikapi banyaknya angkutan umum seperti mobil Help (Minibus 3/4) lintasan Kota/Kabupaten Bekasi yang di proses Satuan Lantas.

banner 336x280

Menurut Yayan, Organda setempat masih berjalan sendiri, sehingga diperlukan adanya penataan angkutan umum yang menaungi pengusaha agar  lebih baik lagi.

“Ada hal-hal yang berkaitan dengan angkutan dan kendaraan, seharusnya kita harus bersama-sama bersinergi,” ujar dia usai memberi sambutan Musyawarah Cabang (Muscab) DPC Organda Kota Bekasi, di Jalan Baru Underpass, Komplek Rusunawa, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Rabu (30/1/2019).

Dia mengatakan, manajemen transportasi harus dikelola mengingat ada perencanaan transportasi Jabodetabek yang terintegrasi baik angkutan darat berbasis jalan maupun rel seperti kereta ringan atau light rail transit (LRT) serta KRL

“Semua harus terintegrasi. Nantinya akan diatur oleh Rencana Induk Transportasi Jabodetabek (RITJ),” terangnya.

Intinya, lanjut Yayan, transportasi Jabodetabek tidak terpisah-pisah tetapi harus terintegrasi. “Tidak ada batas daerah, kedaerahan dan integrasi antar moda,” tandasnya. (cr1)

banner 336x280