“Mutasi dan promosi adalah hak prerogatif saya selaku pejabat pembina kepegawaian berdasarkan mekanisme yang berlaku,”
BaskomNews.com – Selain meminta kepada seluruh pejabat Karawang untuk pro aktif dengan keluhan masyarakat lewat Media Sosial, Bupati Karawang, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana juga meminta kepada seluruh pejabat untuk tidak terpengaruh dengan rencana rotasi atau mutasi jabatan yang akan dilakukannya.
“Sebelum mengakhiri sambutan ini, saya berpesan kepada seluruh pejabat dari Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) sampai dengan pejabat pengawas (Eselon IV) segera melakukan kegiatan yang telah direncanakan di tahun ini sesuai jadwal yang telah ditentukan, dengan berpedoman pada peraturan Perundang-undangan yang berlaku,” tutur Bupati Cellica, dalam sambutannya saat melantik Asda I Samsuri sebagai Penjabat Sekda, Rabu (13/2/2019).
“Jangan terpengaruh terhadap rencana mutasi. Kerjakan saja amanat yang saat ini saudara emban. Mutasi dan promosi adalah hak prerogatif saya selaku pejabat pembina kepegawaian berdasarkan mekanisme yang berlaku,” tegas Cellica.
Sebelumnya, Kabid Pengembangan Pegawai BKPSDM Karawang, Jajang Jaenudin menyatakan, rotasi dan mutasi jabatan dipastikan akan dilakukan awal tahun 2019. Terlebih ada dua kekosongan jabatan seperti Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) yang belum diisi.
Selain itu, pengangkatakan jabatan Sekda pengganti Teddy Rusfendi Sutisna nanti juga akan berpengaruh terhadap satu kekosongan jabatan yang ditinggalkan oleh pejabat bersangkutan saat diangkat dan dilantik menjadi Sekda. “Iya, misalnya kalau ada salah satu kadis diangkat jadi sekda, otomatis jabatan yang ia tinggalkan mengalami kekosongan,” terang Jajang.
Masih dikatakan Jajang, di akhir tahun 2019 ini juga bakal ada 3 pejabat Eselon II yang pensiun. Yaitu seperti Kepala Bapenda Asikin, Kepala Disperindag Djojo, serta Kepala Dinas Sosial Setya Dharma.
Untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut nanti, sambung Jajang, maka bisa dilakukan rotasi atau promosi jabatan. Semuanya tergantung dari Pejabat Pembina Kepegawaian (bupati, red). “Tapi yang pasti mutasi tahun ini ada 120. Mutasi tahun ini lengkap dari mulai golongan 1a, 2b, 4a sampai 4b,” tandas Jajang.(red)






