“Kita mau ada Citarum Expo, keynote speaker-nya Pak Luhut dan Ibu Menteri LHK (Siti Nurbaya). Jadi saya perlu menyampaikan undangan langsung,”
BaskomNews.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat perlu kejelasan terkait anggaran Rp 600 miliar dari pemerintah pusat untuk program Gerakan Citarum Harum yang tak kunjung cair hingga kini.
Gubernur Jabar Ridwan Kamil, pun bertolak ke Jakarta untuk bertemu dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan. Ia akan menyampaikan beberapa hal menyangkut program Gerakan Citarum Harum, salah satunya rencana Citarum Expo yang digelar pekan depan.
“Kita mau ada Citarum Expo, keynote speaker-nya Pak Luhut dan Ibu Menteri LHK (Siti Nurbaya). Jadi saya perlu menyampaikan undangan langsung,” kata Emil, sapaan akrabnya, di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (14/2/2019).
Selain menyampaikan undangan, Emil akan menanyakan terkait progres pencairan anggaran Gerakan Citarum Harum tahun ini. Dia berjanji menagih dana program tersebut.
“Sambil nagih dana juga. Saya belum tahu (sudah sejauh mana progresnya), karena bukan urusan Pak Luhut sebetulnya, lebih ke Kementrian Keuangan,” ucap Emil.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Barat, Bambang Rianto mengaku terus memonitor progres pencairan anggaran Gerakan Citarum Harum. Menurutnya, saat ini tinggal masalah teknis pencairan saja.
“Sedang berproses, kita juga kemarin menanyakan ke Kementerian. Jadi antar kementerian saja, PUPR dengan Keuangan. Jadi tinggal masalah teknis saja,” ucapnya.
Bambang berharap anggaran ini bisa cepat dicairkan. Apalagi saat ini, dana operasional di TNI sudah habis, sehingga menghambat program kerja yang akan dijalankan oleh TNI.
“Mereka (TNI) kesulitan, maknya kita push terus. Kita tanya ke Kementerian PU untuk percepat. Kalau masalah infrastruktur sebetulnya masih banyak waktu. Tapi untuk operasional di TNI (yang mendesak),” ujar Bambang. (detik/red)






