Informasi Berita, Menarik dan Terhangat

Pengen Ketemu Cellica, Blokade Gerbang Rumah Dinas, Eh… Ditemuin sama Kasatpol PP

Kasatpol PP Karawang, Asip Suhendar sedang melakukan mediasi dengan para THL TBPP yang memblokade gerbang rumah dinas bupati, Selasa sore (19/2/2019).
banner 468x60

“Kita sudah 13 tahun menunggu tapi tak kunjung di angkat jadi PNS, ketika ada pendaftaran CPNS usia kami sudah tidak cukup karena sudah di atas 35 tahun,”

BaskomNews.com – Sekitar 52 Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THL TBPP) memblokade Rumah Dinas Bupati Karawang, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana, pada Selasa (19/2/2019), sekitar pukul 17.50 WIB.

Kedatangan para THL ini bermaksud ingin bertemu Cellica untuk menyampaikan aspirasi atau keinginan, agar Pemkab Karawang segera membuka pendaftaran Pegaeai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) seperti di kabupaten lain.

banner 336x280

Setelah sekitar 30 menit menunggu, para THL ini tetap tidak bisa bertemu dengan Cellica, karena secara kebetulan bupati sedang tidak ada di tempat. Akhirnya para THL ini ditemui oleh Kasatpol PP Karawang, Asip Suhendar.

Untuk mendinginkan suasana, Asip Suhendar menyampaikan, bahwa pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan Bupati Cellica, agar para THL bisa beraudiensi dengan Bupati pada Rabu besok (20/2/2019).

“Nanti kami hubungi lagi melalui Pak Suhada untuk bertemu dengan bupati. Sekarang lebih baik bapak-bapak ke rumah masing-masing,” pinta Asip, kepada para THL TBPP.

Di tempat yang sama, Ketua Forum THL TBPP Karawang, Suhada (47) mengatakan, kedatangan hanya meminta Pemkab Karawang untuk membuka pendaftaran PPPK. Karena di kabupaten lain sudah membuka pendaftaran PPPK , dan hanya 4 kabupaten yang belum salah satunya adalah Karawang.

“Kita sudah 13 tahun menunggu tapi tak kunjung di angkat jadi PNS, ketika ada pendaftaran CPNS usia kami sudah tidak cukup karena sudah di atas 35 tahun,” keluhnya.

Disampaikan Suhada, saat ini sudah ada kebijakan dari pemerintah pusat untuk membuka pendaftaran PPPK di daerah. Tetapi Pemkab Karawang malah belum membuka pendaftaran dengan alasan tidak ada anggaran. “Untuk pegawai pertanian diperpanjang selama 3 hari, tapi tetap bupati tidak membuka portal pendaftaran PPPK itu,” timpal Suhada.

Hal senada disampaikan THL TBPP Asal Tirtajaya, Maryanto yang menyampaikan, pihaknya menyayangkan jika Kabupaten Karawang dijuluki Kota Lumbung Padi, tetapi bupatinya tidak membuka PPPK untuk penyuluh pertanian.

“Jangan hanya membanggakan julukan lumbung padi, tapi aneh tidak ada penyuluh pertaniannya,” sindir Maryanto.(zay)

BACA SEBELUMNYA : Puluhan THL Penyuluh Pertanian Sambangi BKPSDM Karawang

banner 336x280