“Ini adalah anggaran untuk kegiatan tim dalam rangka penyelenggaraan kegiatan ketenagakerjaan yang melibatkan berbagai instansi dan lintas lembaga,”
BaskomNews.com – Alasan sudah memiliki Surat Keputusan Bupati Karawang Nomor : 560.05/Kep.21-Huk/2018, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Karawang, H. Ahmad Suroto meminta agar persoalan temuan BPK Rp 1,3 miliar tidak dipolitisir.
SK Bupati Karawang, dr. Hj. Cellica ini sendiri terkait penetapan ‘Tim Terpadu Pembinaan dan Penindakan Kendaraan Antar Jemput/Operasional Perusahaan Berplat Luar Kabupaten Karawang Tahun 2018’.
Pasca Wakil Bupati Karawang, H. Ahmad Zamakhsyari (Kang Jimmy) melakukan klarifikasi atas ramainya pemberitaan soal ini, Suroto sendiri mengaku sangat menghargai mekanisme yang dilakukan BPK tentang laporan keuangan Pemerintah Daerah Karawang pada Tahun 2018 ini.
“Sy berharap ini tidak untuk dipolitisasi dengan tujuan tertentu. Kita hargai mekanisme yang terjadi dalam pemeriksaan BPK atas laporan keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang Tahun 2018,” tutur H. Ahmad Suroto, kepada BaskomNews.com, Kamis (28/2/2019).
Selain itu, pernyataan dari Staf Ahli Bupati Karawang Uus Hasanudin kembali diamini dan ditegaskan Suroto. “Saya tambahkan bahwa apa yang disampaikan staf ahli bupati sudah cukup untuk menjawab apa yang dimaksudkan kegiatan ini dan manfaatnya buat penambahan penghasilan tambahan bagi PAD (Pendapatan Asli Daerah),” timpal Suroto.
Kembali ditegaskan Suroto, salah besar jika anggaran Rp 1,3 miliar ini forum Muspida Karawang. Karena menurutnya, anggaran 1,3 miliar ini untuk kegiatan sosialisasi pembinaan dan penindakan kendaraan operasional perusahaan kawasan industri, agar bisa menggunakan plat nomor polisi Karawang (Plat T).
“Ini adalah anggaran untuk kegiatan tim dalam rangka penyelenggaraan kegiatan ketenagakerjaan yang melibatkan berbagai instansi dan lintas lembaga, kebanyakan unsur staf sesuai dengan tujuan untuk menangani berbagai persoalan yang menyangkut norma ketenagakerjaan,” tandas Suroto. (red)
BACA SEBELUMNYA : Jimmy Klarifikasi Duit Rp 1,3 Miliar yang Ditanyakan BPK






