BaskoomNews.com – Pemkab Karawang menatgetkan pendapatan daerah sebanyak Rp 4,6 triliun, belanja daerah sekitar Rp 4,8 triliun, dan dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebanyak Rp 1 triliun di tahun 2019.
“Sektor pajak yang banyak menghasilkan pendapatan daerah,” kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabubapten Karawang, Hadis Herdiyana, kepada BaskomNews.com di ruangan kerjanya, Jumat (8/3/2019).
Dijelaskan Hadis, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karawang yang paling banyak menyarap anggaran tersebut.
“Disdik itu sebanyak Rp 1,328 triliun. Belanja langsung Rp 439,546 miliar, dan belanja tidak langsung Rp 886,6 miliar,” jelasnya.
Kemudian, Pemkab juga menyediakan plot anggaran berupa fisik yang digarap oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Karawang sebanyak Rp 739 miliar.
“Belanja langsung sebanyak Rp 715,374 miliar, dan belanja tidak langsung sebanyak 24, 5 miliar,” kata Hadis.
Namun saat ditanya berapa total PAD Kabupaten Karawang pada tahun 2018, Hadis terkesan enggan untuk menjabarkannya secara detail.
Padahal, saat Musrenbang RKPD bertempat di Mercure Hotel pada Rabu (6/3/2019), Kepala Bappeda Kabupaten Karawang, Eka Sanatha menyatakan kalau PAD Karawang tidak mencapai target. (zay)






