Informasi Berita, Menarik dan Terhangat
Daerah  

Banyak Keluhan, Askun: Aplikasi Tangkar Mubazir dan Tidak Merakyat

Asep Agustian ,SH,MH
banner 468x60

“Sama juga bohong kalau gitu, buat apa dibuat aplikasi Tangkar, ini pemborosan uang rakyat,”

BaskomNews.com – Pengacara kondang asal Karawang, Asep Agustian SH, MH, menganggap kalau aplikasi Tangkar (Tangap Karawang) yang diluncurkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Karawang, mubazir dan tidak merakyat.

“Saya heran apa arti dari Tangkar (Tanggap Karawang), yang namanya tanggap itu harus cepat respon, ini malah ada keluhan dari masyarakat tidak pernah di tanggapi. Lebih baik makan tangkar sapi atau tangkar kambing lebih terasa enaknya,” kata Askun sapaan akrabnya kepada BaskomNews.com, Jumat (8/3/2019).

banner 336x280

Menurutnya, aplikasi Tangkar otomatis meggunakan anggaran lumayan besar, dan memerlukan operator yang memiliki sumber daya manusia (SDM) cukup untuk mengaplikasikannya.

“Ketika banyak keluhan dari masyarakat namun tidak di tanggapi, apa gunanya ada aplikasi Tangkar. Sama juga bohong kalau gitu, buat apa dibuat aplikasi Tangkar, ini pemborosan uang rakyat,” ujar Askun.

Sekalipun aplikasi Tangkar mempunyai badan hukum, Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Bupati (Perbup), lanjut Askun, namun SDM pengelola belum mampu mengaplikasikannya itu percuma.

“Karena tidak pernah menanggapi keluhan dan aspirasi masyarakat. Kenapa tidak direspon?, kenapa tidak ditanggapi?. Memangnya apa sih arti Tangkar,” tegas Askun.

Jika seperti ini, diungkap Askun, malah terkesan ada batasan antara masyarakat dengan pimpinannya. Ia pun berharap agar pimpinan terjun langsung ke masyarakat ketika ada persoalan.

“Kalau seperti ini, pemimpin terlalu eksklusif alias terkesan terpisah dari masyarakat, dan bisa juga dikategorikan pemimpin tidak merakyat,” tandas Askun.

Ketika dikonfirmasi BaskomNews.com via WhatsApp prihal berapa anggaran yang digunakan untuk pembuatan aplikasi Tangkar, Kepala Diskominfo Kabupaten Karawang, Yasin Nasrulah, tidak menjawabnya. (pls)

banner 336x280