“Mungkin mereka (wartawan, red) salah denger kali. Kalaupun memang katanya ada perkara hukum yang menimpa saya, ya silahkan tanyakan saja ke sana (penegak hukum, red)”
BaskomNews.com – Praktisi hukum Karawang, Asep Agustian SH, MH merasa bingung ketika Kepala Dinas PUPR Karawang eks mantan Kepala Disbudpar Karawang, Acep Jamhuri (Ajam) menyebut ada ‘permainan hukum’ dalam dugaan kasus terhadap dirinya.
Bahkan Askun (sapaan akrab Asep Agustian) balik menyindir Ajam dengan mengaku ‘sangat merasa senang’ ketika Ajam sendiri membantah dugaan perkara hukum yang menimpanya. “Saya senang sekali ketika Ajam membantah, makin terlihat kekurangannya. Kalau dia (Ajam) tanya Askun tahu kasusnya dari mana, Lah itu berita sumbernya dari mana,” kata Askun, Kamis (14/3/2019).
Untuk diketahui, sebelumnya Askun sendiri mempertanyakan beberapa perkara kasus hukum yang ’diduga’ menimpa para Calon Sekda Karawang yang sedang mengikuti tes seleksi terbuka, termasuk salah satu namanya adalah Acep Jamhuri.
Kalaupun Ajam merasa tidak pernah ada beban kaitan kasus hukum seperti apa yang diduganya, Askun meminta Ajam untuk membuktikannya ke publik. “Kalau tidak ada perkara, ya mana SP3-nya saya nanya. Sekarang sudah ramai, saya seneng dia membantah, saya acungkan jempol,” timpal Askun.
Oleh karenanya, Askun kembali menegaskan rasa kebingungannya ketika Ajam menyebut dugaan perkara hukum yang menimpanya disebut-sebut ‘ada permainan’. Karena yang diketahui Askun, hukum sendiri bukanlah permainan. Melainkan ‘alat perbuatan’ untuk menegakkan keadilan.
“Gak bener kalau hukum disebut ada permainan. Hukum itu alat perbuatan bukan untuk nakut-nakutin orang, bukan untuk memenjarakan orang. Kalau tidak ada perbuatan atau tidak cukup alat bukti, maka lepaskan dia. Kalau dia (Ajam) bilang kasusnya permainan, ya berarti ada kasus dong,” kembali sindir Askun.
Di tempat berbeda, kepada BaskomNews.com Acep Jamhuri (Ajam) sendiri malah membantah bahwa ia pernah menyebut ‘ada permainan’ dalam ‘dugaan’ perkara hukum terhadap dirinya. Karena justru Ajam mengaku bingung dan bertanya balik perkara kasus hukum mana yang sedang dituduhkan Askun kepadanya.
“Mungkin mereka (wartawan, red) salah denger kali. Kalaupun memang katanya ada perkara hukum yang menimpa saya, ya silahkan tanyakan saja ke sana (penegak hukum, red). Masa saya harus ngomentarin suatu perkara yang tidak ada sangkutpautnya dengan saya pribadi,” singkat Ajam. (red)






