“Kalau bukan Jokowi (menang) mungkin NKRI tidak akan Pancasila lagi. Saya nggak bisa ngebayangin, Indonesia akan perang seperti di Timur Tengah,”
BaskomNews.com – Rieke Diah Pitaloka, Politisi PDI Perjuangan ini terlihat sangat mengebu-gebu dalam pidato kampanye dan Deklarasi Gerakan Relawan Jokowi Ma’ruf (GRJM) yang digelar di Istana Kana Cikampek Karawang Jawa Barat, Minggu (17/3/2019).
Dalam pidatonya, Rieke mengajak masyarakat agar waspada pada Pemilu tahun ini. Sebab kata Rieke, ada orang yang menunggangi pemilu untuk mengganti Pancasila. “Ada orang yang menunggangi pemilu untuk mengganti Pancasila. Dengan memilih Jokowi, kita bisa pertahankan NKRI,” kata Rieke Diah Pitaloka.
Menurut Rieke, supaya Pancasila tidak tumbang, ia mengajak masyarakat untuk memilih Jokowi-Maruf pada Pilpres 2018 nanti. Sebab kata Rieke, Jokowi bakal mempertahankan Pancasila sebagai ideologi negara. “Kalau bukan Jokowi (menang) mungkin NKRI tidak akan Pancasila lagi. Saya nggak bisa ngebayangin, Indonesia akan perang seperti di Timur Tengah,” kata Rieke.
Saat ditanya wartawan siapa pihak yang bakal mengganti Pancasila, Rieke menyatakan tak berniat menuding siapapun. “Saya tak berniat menuding siapapun. Kami hanya mengajak untuk waspada,” kata Rieke.
“Bukan menuduh, tapi kita harus sama-sama bergandengan tangan mengantisipasi jangan sampai ada pihak-pihak yang menggunakan pemilu ini sebagai jalan mengganti dasar negara dan ideologi bangsa yaitu Pancasila. Kita harus waspada, semua kemungkinan ada saja, tapi tidak untuk menyudutkan siapapun,” timpal Rieke, saat dikonfirmasi usai deklarasi.
Untuk diketahui, sejak meluncurkan gerakan #2019TetapPancasila 2018 lalu, Rieke kerap mengajak masyarakat tetap mempertahankan Pancasila sebagai ideologi NKRI. Setiap berkunjung ke berbagai daerah, Rieke kerap menyatakan supaya MPR segera melakukan Amandemen Terbatas atas UUD 1945 dengan menegaskan pada batang tubuh bahwa ideologi NKRI adalah Pancasila.
Rieke sendiri merupakan caleg DPR RI petahana PDI Perjuangan. Meski kembali bertarung memperebutkan kursi di Senayan, Rieke menganggap mempertahankan Pancasila dan memenangkan Jokowi lebih penting.
“Lebih baik saya tidak terpilih jadi wakil rakyat daripada Jokowi Kalah. Kepada tim saya selalu bilang saya nggak perlu dimenangkan, Pancasila yang harus dimenangkan,” tandas perempuan kelahiran Garut ini.(pls)












