BaskomNews.com – Bukan hanya perwakilan mahasiswa Stikes Kharisma Karawang saja yang meminta maaf. Melainkan perawat RSUD Karawang bernama Emi juga ikut meminta maaf terkait viralnya foto fose seperti kampanye Pilpres di ruangan operasi RSUD Karawang.
Disampaikan Emi, secara pribadi dirinya meminta maaf kepada seluruh masyarakat Karawang, atas kejadian foto yang viral di media sosial, sehingga meresahkan masyarakat Karawang.
“Saya atas nama pribadi memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada pemerintah daerah dan masyarakat Karawang,” kata Emi, di hadapan manajemen RSUD Karawang saat melakukan klarifikasi bersama mahasiswa Stikes Kharisma, Senin (25/3/2019).
Dijelaskan Emi, kejadian foto tersebut dilakukan pada hari Sabtu tanggal 23 Maret 2019. Dirinya selaku pembimbing mahasiswa orentasi di ruangan OKA, setelah melakukan orentasi dengan mahasiswa kemudian foto sampai ada 5 atau 6 foto. Hal tersebut dikatakan Emi hanya spontanitas, karena di dalam foto tersebut fosenya-pun beragam. “Saya juga punya kode etik, itu hanya spontanitas,” terang Emi.
Sementara itu, Emi sendiri mengaku tidak tahu siapa mahasiswa yang meng-upload foto tersebut di media sosial. Namun selaku pembimbing mahasiswa magang di RSUD Karawang, Emi mengaku tidak akan mengulangi hal ini sampai terjadi kembali. “Ini akan menjadi pembelajaran kita semua,” timpal Emi.
Di tempat yang sama, Muhamad Rizki salah satu Mahasiswa Stikes Kharisma yang ikut foto dengan berfose seperti kampanye Pilpres juga meminta maaf kepada seluruh masyarakat Karawang atas kejadian foto tersebut menjadi viral di media sosial.
“Saya mewakili teman-teman mahasiswa Kharisma lain meminta maaf kepada seluruh masyarakat Karawang soal foto tersebut,” kata Muhamad Rizki, salah seorang mahasiswa yang ikut magang di RSUD Karawang.
Masih mewakil teman-teman mahasiswanya yang lain, Rizki juga meminta maaf kepada pihak RSUD Karawang karena nama baik rumah sakit jadi tercemar. Menurutnya, tidak ada niatan apapun terkait foto tersebut, itu hanya spontanitas saja.
Rizki juga mengklarifikasi soal foto tersebut. Yaitu dimana foto tersebut tidak ada kaitannya dengan politik atau kampanye Pilpres. “Kami hanya spontan merasa bangga bisa melakukan praktek di ruangan operasi RSUD Karawag. Tidak ada kaitan politik soal foto tersebut, kami hanya spontanitas saja,” tandas Rizki. (Pls)
BACA SEBELUMNYA : Difasilitasi RSUD, Pihak Kampus Kharisma Minta Ma’af (Soal Viral Foto Perawat dan Mahasiswa Seperti Fose Kampanye Pilpres)






