BaskomNews.com – Di kegiatan syukuran kecil-kecilan Milad atau Hari Ulang Tahun Wakil Bupati Karawang, H. Ahmad Zamakhsyari (Kang Jimmy) ke 43 tahun, Kepala Desa Pajaten Kecamatan Cibuaya Apudin Sutayana bercerita di hadapan ratusan relawan Kang Jimmy, Rabu (12/6/2019) malam.
Cerita dari Kades ini bukan untuk memberikan sambutan atau ucapan selamat ulang tahun kepada Kang Jimmy. Melainkan untuk memberitahukan ada salah satu warganya dua anak yatim piatu yang rumahnya hangus terbakar tak bersisa akibat kejadian konsleting listrik.
Diceritakan Kades Apudin, pada Selasa (11/6/2019) pagi sekitar pukul 02.00 WIB, telah terjadi peristiwa kebakaran di desanya. Peristiwa kebakaran ini menghanguskan rumah dua anak yatim yang hanya diasuh oleh neneknya.
Meskipun kondisi semua bagian rumah ludes terbakar, beruntung sang nenek masih berhasil menyelamatkan kedua cucunya tersebut yang berstatus yatim piatu.
“Untung si ibu sudah bangun. Akibat kejadian ini satu rumah habis tidak tersisa, cuma kain saja. Keduanya (anak yatim piatu) bisa selamat, karena neneknya bangun menyelamatkan cucunya dibawa keluar,” tutur Kades Apudin di hadapan Kang Jimmy dan relawan yang terlihat hening mendengarkan cerita haru ini.
Sementara ini tadi pagi sampai sore hari, kata Kades Apudin, pihaknya sudah mengusahakan alat-alat matrial untuk kembali membangun rumahnya. Namun persoalannya, setelah rumah selesai dibangun kembali tentu sang nenek yang mengurus kedua anak yatim piatu tersebut harus memiliki usaha untuk menafkahi.
“Yang kami mohon ke Pak Wabup, kalau rumah sudah terbangun, orang kecil itu butuh usaha kecil-kecilan. Masalahnya alat-alat rumah tangga juga habis terbakar semua,” papar Kades Apudin.
Dan di depan Kang Jimmy, sang nenek menceritakan jika kedua cucunya sudah ditinggal meninggal oleh kedua orangtuanya. Selama ini, ia menafkahi kedua cucunya tersebut dari hasil berjualan es di sekolah setempat. “Jualan es di SD. Gak ada yang cari’in makan. Bapaknya juga sudah meninggal,” kata si nenek sambil menangis.

Melihat si nenek menangis, mimik muka Kang Jimmy terlihat langsung muram, dan matanya pun mulai meneteskan air mata. Tiba-tiba saja, Kang Jimmy meminta agar dirinya bisa menggendong kedua anak yatim piatu tersebut.
Tak banyak kalimat yang disampaikan Kang Jimmy saat itu. Sambil menggendong kedua anak yatim piatu tersebut, Kang Jimmy langsung membacakan ‘Shalawat Asyghil’ dan diikuti oleh ratusan relawannya yang mendengarkan langsung cerita haru anak yatim piatu ini.
“Semoga Allah SWT mengampuni dosa saya, kehilafan saya sebagai pemimpin. Saya berangkat menjadi sukses karena anak yatim, tanya istri saya. Pada malam hari ini saya sodakoh 5 juta rupiah buat mereka,” singkat Kang Jimmy, yang kemudian sedekahnya ditambah oleh pengacaranya 1 juta dan adik perempuannya 500 ribu rupiah.(red)






