“Saya wakil bupati, saya datang ke sini atas perintah Ibu Bupati. Karena setelah di cek di Disnaker, perusahaan ini juga belum terdaftar, belum melakukan perjanjian kerja sama dengan pemerintah daerah,”
BaskomNews.com – Sidak Wakil Bupati Karawang, H. Ahmad Zamakhsyari (Kang Jimmy) di PT. Chunetsu di Kawasan KIIC bersitegang dengan dua security yang tengah berjaga. Pasalnya, Kang Jimmy dan rombongan tidak diperkenankan masuk ke dalam perusahaan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, sekitar pukul 13.15 WIB, Kang Jimmy yang didampingi Kepala Disnakertrans Karawang, H. Ahmad Suroto dan Kepala Disdukcatpil Karawang, Yudi Yudiawan ini sampai di gerbang PT. Chunetsu. Saat berada ditegang, Kang Jimmy dan rombongan sempat adu mulut dengan dua security yang berjaga.
“Iya izinkan masuk dulu, ini ada wakil bupati. Bel cepetan HRD anda (hubungi segera HRD anda sekarang),” kata H. Ahmad Suroto dengan nada marah kepada dua security perusahaan yang menghalanginya masuk ke dalam perusahaan, Rabu (16/6/2019).
Untuk diketahui, sidak yang dilakukan Kang Jimmy bersama Disnakertrans ke perusahaan produksi sparepart ini didasari laporan warga sekitar yang menginformasikan bahwa HRD perusahaan melakukan rekruitmen tenaga kerja dari luar Karawang. Sementara warga sekitar ketika melamar ke perusahaan cukup sulit.
Setelah Kang Jimmy melakukan koordinasi dengan Disnakertrans dan Disdukcatpik, akhirnya PT. Chunetsu kedapatan merupakan perusahaan membandel. Pasalnya, perusahaan belum mendaftarkan diri dan belum melakukan perjanjian kerja sama dengan Pemkab Karawang.

Kembali berdasarkan pantauan di lokasi, sekitar pukul 14.40 WIB saat Kang Jimmy dan rombongan menunggu kabar dari HRD, salah seorang personel sidak memberitahukan jika ia melihat Tenaga Kerja Asing (TKA) di dalam perusahaan.
Sontak saja kabar tersebut membuat Kang Jimmy dan rombongan kembali mencoba masuk ke dalam perusahaan. Namun lagi-lagi, Kang Jimmy dan rombongan tidak diperkenankan masuk ke dalam perusahaan karena kembali dihalangi security (hanya sebatas bisa menunggu di ruang tunggu atau lobi perusahaan).
“Pak, kami datang kemari itu resmi loh atad nama pemerintah daerah, jadi jangan dihalang-halangi. Kalau saya tidak diperbolehkan masuk, silahkan panggul Ibu Diah (HRD perusahaan), suruh kemari. Kami datang bukan buat cari masalah. Tapi justru untuk menyelesaikan masalah,” tegas Kang Jimmy, saat memberikan penjelasan kepada security.
“Saya wakil bupati, saya datang ke sini atas perintah Ibu Bupati. Karena setelah di cek di Disnaker, perusahaan ini juga belum terdaftar, belum melakukan perjanjian kerja sama dengan pemerintah daerah. Silahkan hubungi Ibu Diah, saya akan tunggu sampai Ibu Diah datang. Kalau hari ini gak bisa, besok kami datang lagi. Kalau gak bisa juga, lusa juga kami akan datang lagi,” timpal Kang Jimmy.
Sementara itu, sampai dengan pukul 14.00 WIB, Kang Jimmy dan rombongan masih terlihat menunggu kedatangan HRD perusahaan di pos security. Karena menurut keterangan security, HRD perusahaan sedang keluar untuk makan siang.(red)






