BaskomNews.com – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Karawang, Elievia Krissiana menginginkan agar Pemkab Karawang segera melakukan penataan Pasar Cikampek. Hal tersebut merupakan salah satu poin penting hasil evalusi bersama DPRD yang disampaikan dalam rapat pertanggungjaeaban kinerja para OPD mitra komisi III pada Senin kemarin (17/6/2019).
“Saya inginkan pemerintah daerah segera melakukan upaya penataan untuk Pasar Cikampek, minimal buntuh gebrakan awal nanti di anggaran perubahan,” tutur Elievia Khrissiana, usai rapat paripurna, Rabu (19/6/2019).
Lebih lanjut politisi PDIP Karawang ini mengatakan sebab terjadinya carut marut Pasar Cikampek akibat belum sinkronnya rencana-rencana kerja dari Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Karawang.
“Kendala yang sangat krusial berkaitan dengan sinergitas antar dinas seperti penataan Pasar Cikampek yang hari ini belum selesai, kenapa hari ini belum progres, karena hari ini hanya secara parsial saja. Kadang-kadang di dinas ini ada anggarannya, sementara di dinas lain yang masih berkaitan dengan kegiatan anggarannya enggak ada,” katanya.
Poin lainnya, masih disampaikan Elievia, yaitu berkaitan denga belum adanya data base program-program di setiap dinas untuk infrastruktur. Yaitu dimana Bappeda belum bisa menyediakan data base tersebut dan baru akan siap pada tahun 2020. Sehingga hal ini akan berdampak pada tidak sinkronnya program dinas.
“Kenapa harus ada data base?, agar program yang dibuat dapat tersinkronisasi antar dinas, seperti penataan Pasar Cikampek di dinas yang membidanginya ini sangat berkaitan dengan dengan terminal tipe A. Ini tentu harus tersinkronisasi antar dinas yang membidanginya,” katanya.
Disinggung soal kualitas pembangunan infrastruktur yang sudah dibangun, Elievia sangat mendorong agar dinas dapat bekerjasama denga mitra kerja atau kontraktor dan menekankan kualitas hasil kerjanya maksimal.
“Dalam rapat itu kita sudah sampaikan agar dinas dapat mendorong mitra kerjanya untuk mempersembahkan hasil kerjanya dengan baik,” pungkas Elievia. (iql)






