Yang kemudian dibalas jawaban oleh Kang Jimmy. “Iya nanti ketemu Pak Jokowi ya. Nanti Satia masuk tv ya supaya Pak Jokowinya tahu,” kata Kang Jimmy, yang terus-terusan mencoba merayu Satia agar mau diperiksa dokter.
BaskomNews.com – Satia Putra (7), bocah obesitas dengan berat badan 95 kg asal Dusun Cilempung Desa Pasirjaya Kecamatan Cilamaya Kulon Kabupaten Karawang ini akhirnya mau mendengarkan permintaan orangtuanya, agar Satia mau diperiksa oleh dokter RSUD Karawang.
Namun jangan salah, sifatnya yang masih sangat kekanak-kanakan sempat membuat Wakil Bupati Karawang, H. Ahmad Zamakhsyari (Kang Jimmy) kewalahan. Karena saat kesempatan Kang Jimmy menjenguk Satia di RSUD Karawang sekitar pukul 11.00 WIB, ternyata Satia masih tidak mau diperiksa dokter.

Beragam rayuan harus dilakukan Kang Jimmy, agar Satia mau segera diperiksa. Dari mulai dikasih uang sampai dengan akan dibelikan mainan mobil-mobilan beco yang diminta Satia. “Wah, akeeeeh (wah, uangnya banyak),” kata Satia dalam logat bahasa jawa khas warga Cilamaya, saat disawer Kang Jimmy dengan uang ratusan ribu, Rabu (3/7/2019).
Setelah disawer uang oleh Kang Jimmy, akhirnya Satia mau dibawa ke ruangan untuk diperiksa. Namun saat perjalanan, Satia meminta dibelikan mainan mobil-mobilan beco. Bahkan yang tak pernah disangka-sangka awak media yang meliput, tiba-tiba Satia meminta kepada Kang Jimmy untuk bisa bertemu dengan Presiden Jokowi.
Permintaan Satia yang satu ini sempat membuat Plt Dirut RSUD Karawang, dr. Sri Sugihartati dan Plt Kepala Dinkes Karawang, dr. Nurdin Hidayat yang mendampingi Kang Jimmy senyum-senyum sendiri. “Pak Jokowi… Jokowi,” kata Satia.
Yang kemudian dibalas jawaban oleh Kang Jimmy. “Iya nanti ketemu Pak Jokowi ya. Nanti Satia masuk tv ya supaya Pak Jokowinya tahu,” kata Kang Jimmy, yang terus-terusan mencoba merayu Satia agar mau diperiksa dokter.
Berdasarkan pantauan BaskomNews.com di RSUD Karawang, setelah berhasil merayu Satia agar mau diperiksa oleh dokter, Kang Jimmy meyakini jika berat badan Satia pasti bisa kembali normal dengan cara perawatan intensif. Karena sebelumnya, RSUD Karawang juga sempat menangani pasien Aria Permana (12), bocah obesitas asal Kecamatan Tegalwaru yang memiliki berat badan sampai 190 kg.
“Kalau Aria Permana saja sembuh, Satia juga pasti sembuh. Bahkan saya sudah perintahkan Plt Dirut RSUD dan Plt Kadinkes untuk segera berkomunikasi dengan rumah sakit swasta di Jakarta yang dulu menangani Aria Permana. Itu juga kalau sekiranya diperlukan. Yang pasti pemkab dalam hal ini pro aktif dari sejak awal,” tandas Kang Jimmy.(red)






