BaskomNews.com – Masyarakat bersama polisi dan Komunitas Slanker bahu secara bergotong royong membuat sumur bor dan pompa air di Dusun Cibenda, Desa Parungmulya, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, Selasa (9/7/2019).
Pembuatan sumur bor dan pompa air ini untuk mengantisipasi kekeringan warga sekitar akibat kemarau panjang. Kegiatan bakti sosial ini juga masih dalam rangkaian peringatan HUT Bhayangkara ke 73 tahun.
“Sumur ini mudah-mudahan bisa memenuhi kebutuhan air bersih sepanjang waktu. Air tersedia dan bisa diambil 24 jam,” kata Kapolres Karawang, AKBP Nuredy Irwansyah Putra.
Pemkab Karawang bersama Muspida telah menyalurkan bantuan ke daerah terdampak kekeringan di Karawang. Selain membagikan air gratis melalui mobil tanki dan water canon, kini polisi membuat sumur bor. “Mudah-mudahan segala bantuan bisa meringankan beban masyarakat,” kata kapolres.
Kapolres berharap, sumur tersebut bisa bermanfaat dan digunakan masyarakat dengan baik. Sehingga masyarakat juga menjaga dan memelihara sumur air tersebut.

Untuk diketahui, sumur tersebut dalamnya mencapai 12 meter, dilengkapi pipa, mesin pompa dan toren air. Dua kran dipasang untuk menyalurkan air. “Jadi masyarakat tinggal membawa ember dan mengantri dengan tertib,” timpal kapolres.
Sudah dua bulan, masyarakat di Dusun Cibenda mengandalkan sumur darurat yang digali di Sungai Cirinjing yang mengering. Di sepanjang sungai, terdapat banyak lubang-lubang sumur yang menyediakan air. Namun air dalam sumur tak tersedia setiap saat.
Letak sumur-sumur itu juga tak begitu dekat dengan pemukiman warga. Masyarakat harus naik turun bukit membawa ember setiap pagi dan sore hari.
Berdasarkan data BPBD Karawang, Desa Parungmulya adalah satu dari 14 desa di Karawang yang mengalami kekeringan. Masyarakat di sana kesulitan mendapat air bersih.(rls)






