Informasi Berita, Menarik dan Terhangat
Daerah  

Banser atau FPI Silahkan, Asal Jangan HTI…!

Wakil Bupati Karawang, H. Ahmad Zamakhsyari (Kang Jimmy).
banner 468x60

BaskomNews.com – Wakil Bupati Karawang, H. Akhmad Zamakhsyari (Kang Jimmy) mengimbau agar masyarakat Indonesia, khsusunya masyarakat Kabupaten Karawang bisa menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Untuk menjaga dan memelihara bangsa dan Negara Indonesia, salah satu caranya adalah dengan cara memberikan pendidikan agama kepada generasi bangsa. Khususnya dalam memberikan pendidikan Pancasila terhadap generasi penerus bangsa sejak dini.

banner 336x280

Himbauan kepada masyarakat ini disampaikan Kang Jimmy, di kegiatan pembukaan turnamen bola volly Ansel (Anak Selang) Cup, di Dusun Selang I, Desa Ciwaringin, Kecamatan Lemahabang Wadas, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Sabtu (27/7/2019).

Selain itu, Kang Jimmy juga menegaskan, jangan sampai para orangtua salah memasukan anak-anaknya ke sekolah, khsusunya pendidikan agama melalui lembaga pesantren.

“Kadang-kadang orang tua zaman sekarang nyekolahin anak asal bebas saja. Yang penting masuk pesantren, nggak taunya pesantrennya adalah jaringan Hizbut Tahir Indonesia (HTI),” kata Kang Jimmy.

Ditambahkannya, setiap individu masyarakat muslim Indonesia, khususnya di Karawang telah dibebaskan untuk memilih dan bergabung dalam lembaga atau organisasi islam yang disukainya. Namun demikian Kang Jimmy menegaskan, jangan sampai masyarakat masuk dalam organisasi HTI yang jelas-jelas sudah dilarang Pemerintah Indonesia.

“Bebas, silahkan…!. Mau jadi Muhammadiyah, mangga (silahkan), mau jadi Persis, mangga, mau jadi NU, mangga!. Jadi apapun mangga, asal jangan jadi HTI. Mau jadi Banser, mangga, mau jadi Front Pembela Islam (FPI), mangga, asal jangan jadi HTI,” tegas Kang Jimmy.

Menurut Kang Jimmy, saat ini cukup banyak pondok pesantren yang afiliasinya ke HTI. Oleh karena itu, dimulai dari hal sepele dengan melahirkan pendidikan yang benar dan baik kepada anak-anak bangsa, maka akan menjadi bagian penting untuk mempertahankan NKRI ini.

Panitia dan peserta turnamen bola volly Ansel (Anak Selang) Cup,kompak mendokumentasikan diri bersama Kang Jimmy.

Adapun berkaitan dengan pelaksanaan Ansel Cup ini, Kang Jimmy menilai sebuah bahwa kegiatan tersebut merupakan momentum yang tepat untuk mempererat persaudaraan di tengah-tengah masyarakat, khususnya masyarakat Kecamatan Lemahabang Wadas.

“Momentum agustusan ini kiranya jangan hanya dimaknai dengan kemeriahan dan kegembiraan. Ansel Cup ini harus menjadi bagian kegembiraan yang terkecil bagi masyarakat yang ada di Lemahabang Wadas dan sekitarnya,” katanya.

Sementara itu, Ansel Cup ini terlaksana atas dukungan masyarakat Dusun Selang 1 dengan mengikutsertakan 20 tim bola volly yang datang berbagai daerah. Ansel Cup ini berlangsung dengan meriah.

Ansel Cup merupakan salah satu upaya pemerintah desa setempat untuk mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga.(red)

banner 336x280