Informasi Berita, Menarik dan Terhangat

Detik-detik Anak STM Masuk Jalanan Ikut Demo Mahasiswa

banner 468x60

BaskomNews.com – Demo tolak RUU KUHP dan KPK, anak STM Jabodetabek terlihat ikut ricuh di jalanan dan lempari polisi.

Demo yang dilakukan oleh aliansi mahasiswa dan masyarakat sipil di berbagai daerah pada Senin (23/9/2019) dan Selasa (24/9/2019) berujung ricuh dengan aparat keamanan.

banner 336x280

Diketahui, demo tersebut digelar karena menolak Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana ( RKUHP) dan revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK).

Hingga Rabu (25/9/2019) dini hari, setidaknya 232 orang menjadi korban dari aksi demonstrasi yang berlangsung di berbagai daerah.

Kejadian kericuhan demo yang terjadi di Jakarta, Bandung, Sumatera Selatan hingga Sulawesi Selatan telah dilaporkan dari berbagai sumber.

Tak hanya dari kalangan mahasiswa saja yang terluka, sejumlah wartawan, masyarakat sipil dan aparat keamanan juga turut menjadi korban.

Kali ini ada hal yang berbeda terjadi di demo penolakan RUU KUHP dan KPK, terlihat puluhan ornag memakai celana berwarna abu-abu mengikuti mahasiswa yang berdemo sejak Senin hingga Selasa kemarin.

Dilansir dari berbagai sumber massa pada Selasa 24 September 2019 merupakan gabungan antara mahasiswa dan pelajar.

Terlihat dari salah satu media sosial Twiiter terlihat topik Anak STM mulai trending dan mulai banyak dibicarakan oleh warganet.

Banyak video beredar membuktikan bahwa para pelajar mengikuti demo penolakan RUU KUHP dan KPK ini.

Dari salah satu twit yang beredar warganet menuliskan:

“the situation is so bad even anak stm join the protest”

(Situasinya sangat buruk hingga anak stm ikut protes)

Terlihat dari video tersebut beberapa pelajar memakai baju osis dan celana abu-abu berlari di sebuah jalan besar di Jakarta untuk mengikuti demo penolakan RUU KUHP dan KPK ini.

Warganet lain menuliskan:

“#HidupMahasiswa anak STM : maap bang telat baru selesai ujian praktek”

Hingga artikel ini dibuat tulisan Anak STM di Twitter telah mencapai seratusan ribu lebih. (Tribun)

 

banner 336x280