Informasi Berita, Menarik dan Terhangat
Daerah  

Pasang Bongkar Jalan Johar-Singaperbangsa karena Kualitas Pekerjaan Buruk

Rusman.
banner 468x60

BaskomNews.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karawang menyebut, jika persoalan pasang bongkar coran jalan di jalur Johar-Singaperbangsa akibat kualitas pekerjaan pemborong yang buruk.

Dampaknya, coran jalan Johar-Singaperbangsa harus dibongkar kembali untuk kemudian dibangun lagi karena alasan batching plant (beton yang dihasilkan dari pabrik pengolahan) tidak sesuai spek.

banner 336x280

“Hari ini ada satu batching plant yang akhir-akhir ini kualitasnya kurang bagus. Makanya saya sarankan kepada penyedia barang dan jasa agar tidak menggunakan batching plant SIB,” tutur Kabid Jalan Dinas PUPR Karawang, Rusman, Senin (13/10/2019)

Lebih lanjut, Rusman mengaku sudah berkomunikasi dengan pihak penyedia barang dan jasa yang dalam hal ini PT Istiqomah, termasuk mengkonfirmasi persoalan kenapa badan jalan mengalami keretakan.

“Kita sudah komunikasi dengan PT Istiqomah, sebetulnya spek beton kita minta 350 dan itu sudah masuk. Tapi mungkin ada hal-hal lain yang menyebabkan keretakan terjadi, karena kalau menurut uji kekuatan sudah masuk spek,” katanya.

Ditanya adakah penyebab lain mengenai keretakan di jalan Johar-Singaperbangsa, sehingga coran jalan yang baru berusia beberapa bulan tersebut harus kembali dibongkar, Rusman menjelaskan, kemungkinan besar penyebab utamanya adalah ada di kualitas beton.

“Mungkin dari betonnya sendiri, tapi saya belum bisa membuktikan. Kalau dari uji leb kekuatan sudah masuk. Tapi kalau soal beton kan beli, jadi kita harus uji berkaitan denga jenis pasir dan lainnya, itu kan oleh batching plant. Kalau kita hanya menegur dari pihak ketiganya saja,” katanya.

Kembali dijelaskan Rusman, keretakan coran jalan Johar-Singaperbangsa ini masih merupakan tanggung jawab kontraktor, karena pekerjaan belum diserahterimakan. Sehingga anggaran yang digunakan untuk memperbaikinya merupakan 5% anggaran pemeliharaan dari jumlah seluruh anggaran.

“Ini kan masih dalam tanggung jawab pihak penyedia barang dan jasa. Jadi mereka anggarannya menggunakan anggaran 5% untuk pemeliharaan. Karena memang proyek itu belum diserahterimakan pada kami,” pungkasnya. (iql)

BACA SEBELUMNYA : Coran Jalan Johar-Singaperbangsa Dibongkar Lagi, Ada Apa?

banner 336x280