BaskomNews.com – CV Istiqomah sebagai kontraktor penyedia barang dan jasa proyek pembangunan jalan Johar-Singaperbangsa Karawang mengakui belum maksimal dalam melaksanakan pekerjaan jalan Dinas PUPR Karawang tersebut.
Kendati demikian, CV Istiqomah juga mengaku tetap bertanggungjawab atas pengerjaan jalan Johar-Singaperbangsa yang kualitasnya tidak baik, sehingga akhirnya coran jalan dibongkar untuk dibangun kembali.
“Hasil pengecekan ada beberapa titik yang hasilnya kurang maksimal, sehingga perlu adanya perbaikan. Sebagai tanggunggung jawab, kami dari pengguna jasa dan batching plant akhirnya melakukan pembongkaran dan dicor ulang,” kata Direktur CV Istiqomah, H. Saepul Riki, Selasa (14/10/2019).
Menurut H. Saepul Riki, sebenarnya atas pembongkaran kembali jalan Johar-Singaperbangsa tersebut berdampak kepada kerugian dari pihaknya sebagai kontraktor. Namun ditegaskannya, itu semua merupakan bentuk tanggung jawabnya terhadap komitmen kerja.
“Kalo bicara rugi pasti, karena anggaran pemeliharan 5% gak cukup untuk membiayai pekerjaan yang diperbaiki. Tapi ini kami lakukan bagian dari komitmen untuk menjaga kualitas pekerjaan,” katanya.
Disinggung soal pernyataan Kepala Bidang Jalan PUPR Karawang, Rusman yang menyayangkan CV Istiqomah untuk tidak menggunakan lagi batching plant tersebut, H. Saepul Riki membantahnya, karena secara sepesifik tidak seperti itu.
“Gak secara spesipik seperti itu. Kalau hasil perbaikan beton yang sekarang dianggap bagus, maka batching plant tersebut masih bisa dipake lagi,” pungkasnya. (iql)
BACA SEBELUMNYA : Pasang Bongkar Jalan Johar-Singaperbangsa karena Kualitas Pekerjaan Buruk






