BaskomNews.com – Menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo-KH. Ma’ruf Amin pada 20 Oktober 2019 mendatang, Polres Karawang menggelar kegitan dzikir dan do’a bersama, di halaman kantor PCNU Karawang tepatnya di Jalan Dewi Sartika, Selasa (15/10/2019) malam.
Kegiatan dzikir dan do’a bersama untuk bangsa ini dalam rangka cipta kondisi menjelang pelantikan Presiden dan Wakil presiden RI 2019, agar situasi Kamtibmas khususnya di wilayah Karawang tetap kondusif.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Kapolres Karawang, AKBP Nuredy Irwansyah Putra, bersama Ketua PCNU Karawang, KH. Ahmad Ruhiyat Hasbi dan Dandim 0604 Karawang Letkol Inf. Endang Somantri.
Dzikir dan doa bersama ini dihadiri sekitar ribuan jamaah, unsur Forkopimda, DPRD, OPD Pemkab Karawang, KPU, MUI, Kodim 0604 Karawang, Polres Karawang, pengurus dan keluarga besar NU, FPI, FKUB, tokoh agama, tokoh masyarakat, partai politik, santri serta masyarakat umum.
Kegiatan dzikir dan do’a bersama ini juga dihadiri langsung Wakil Bupati Karawang, H. Ahmad Zamakhsyari dan penceramah Habib Mustofa Al-Jufri.
“Kita bisa adakan doa dan dizkir bersama untuk bangsa dalam rangka mendoakan negeri ini agar tetap kondusif, aman terkendali, menolak aksi anarkisme, juga terorisme supaya Bangsa Indonesia, terutama di Kabupaten Karawang tetap menjaga stabilitas ketika pelaksanaan pelantikan presiden nanti,” tutur AKBP Nuredy Irwansyah Putra.

Sementara dalam kesempatan ceramahnya, Ketua PCNU Karawang, KH. Ahmad Ruhyat Hasbi juga sempat mengajak kepada seluruh masyarakat Karawang untuk menjaga kondusivitas dan keamanan jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih.
Iklim menjaga kondusivitas dan keamanan ini harus dijaga, mengingat di Karawang sendiri antar Ormas Islam tidak pernah ada persoalan krusial di dalam prinsip bernegara dan berdemokrasi.
“Antara Banser dengan FPI di Karawang saja kita selalu akur, tidak pernah ada persoalan ketersinggungan yang krusial. Maka mari kita jaga iklim kondusivitas dan kemanan jelang pelantikan presiden dan wakil presiden pada 20 oktober nanti,” kata KH. Ahmad Ruhyat Hasbi.(red)






