BaskomNews.com – Puluhan siswa Sekolah Dasar (SD) dan SMA di Kecamatan Jatisari Kabupaten Karawang membentangkan beberapa poster bertuliskan mengenai kondisi memprihatinkan pencemaran Bendungan Barugbug dan Sungai Cilamaya oleh limbah industri yang dibuang dari Kabupaten Subang dan Purwakarta.

Aksi ini mereka lakukan di Bendungan Barugbug setelah mengikuti kegiatan upacara peringatan Sumpah Pemuda ke 91 tahun pada Senin (28/10/2019) kemarin.
Aksi yang mereka lakukan ini berbarengan dengan kegiatan bersih-bersih sampah yang digagas oleh Anggota DPR RI Fraksi Golkar, Dedi Mulyadi.
Beberapa siswa mengacungkan poster bertuliskan sindiran “Sianida Mengalir di Sungai Cilamaya”.

Beberapa poster yang mereka bentangkan juga bertuliskan ingin memberikan pesan kepada Presiden Jokowi mengenai gagalnya birokrasi pemerintah, karena dianggap tidak ‘becus’ menyelesaikan kasus limbah yang dibuang ke aliran Bendungan Barugbug dan Sungai Cilamaya yang sudah belasan tahun tak kunjung menemukan solusi.
Momentum aksi moral para siswa ini didampingi langsung oleh aktivis lingkungan Fordas Cilamaya Berbunga yang beberapa bulan terakhir ini kembali intens menyuarakan persoalan pencemaran Bendungan Barugbug dan Sungai Cilamaya oleh limbah industri. (red)








