Informasi Berita, Menarik dan Terhangat
Daerah  

Tak Punya Konsep, Dipimpin Cellica Karawang Semakin Semrawut

Yusuf Nurwenda.
banner 468x60

BaskomNews.com – Dinilai tidak memiliki konsep pembangunan dari segala bidang, empat tahun kepemimpinan Bupati dr. Cellica Nurrachadiana dinilai telah gagal. Bahkan, kondisi pembanguna Karawang saat ini dinilai semakin mundur.

Demikian diungkapkan Mantan Kades Dawuan Tengah, Yusuf Nurwenda, yang juga menilai perilaku Bupati Cellica yang menurutnya lebih senang dengan kegiatan-kegiatan seremonial pemerintahan, ketimbang fokus bekerja untuk menyelesaikan persoalan-persoalan krusial pembangunan yang sedang terjadi.

banner 336x280

“Kesering joged-joged di acara pemerintahan sudah menunjukan kurang wibawanya seorang pemimpin. Karawang Kota Pangkal Perjuangan, bukan kota dombret. Padahal Karawang masih banyak PR yang harus segera diselesaikan di kepemimpinannya,” tutur Yusuf Nurwenda, kepada BaskomNews.com, Selasa (10/11/2019).

Menurut Lurah Uus (sapaan akrab Yusuf Nurwenda), kepemimpinan Cellica-Jimmy telah mengalami penurunan prestasi pembangunan di semua aspek. Yaitu dari mulai pertanian, industri, tata kelola pemerintahan, masalah pengangguran, kemiskinan, sampai dengan penataan kota.

Dari berbagai persoalan pembangunan Karawang tersebut, Lurah Uus meyakini jika sebenarnya Bupati Cellica sebagai komando pemerintahan sadar betul atas kelemahan yang dimilikinya. Namun persoalannya, Bupati Cellica tidak pernah memiliki konsep pembangunan yang jelas untuk membawa Karawang ke arah yang lebih.

“Kondisi Karawang saat ini semakin semrawut, tidak terkonsep dan tidak tertata dengan baik. Tidak konsep pembangunan yang jelas. Yang ada anggaran tidak tepat sasaran alias hanya menghabur-hamburkan anggaran,” katanya.

Dalam persoalan lain, Lurah Uus juga mengaku sangat menyayangkan Karawang yang tadinya Kota Lumbung Padi, namun saat ini malah menjadi lumbung perumahan. “Inilah kalo pemimpin tidak paham. Padahal Karawang itu salah satu simbolnya lumbung padi. Tapi bisa dilihat sekarang dari ujung barat sampai timur habis semua sama perumahan,” timpalnya.

Masih dikatakan Lurah Uus, kepemimpinan Bupati Cellica  juga terlihat hanya sekedar euphoria semata, tidak memiliki perencanaan pembangunan yang matang untuk kepentingan masyarakat luas. “Ya dari pada membagun pemda 2 yang mangkrak, lebih baik anggrannya untuk menyelesaikan pengangguran, kemiskinan dan lainya,” sindirnya.

Lurah Uus juga mengelus dada, ketika melihat kondisi Karawang saat ini. Yaitu dimana persoalan pengangguran dan kemiskinan yang tidak pernah bisa diselesaikan. “Bahkan yang saya heran Bupati Cellica itu kan seorang dokter, tapi kenapa masih ada gizi buruk. Ribuan pabrik ada di Karawang, kenapa masih banyak pengangguran. Di sinilah kemudian harus ada putra-putri terbaik Karawang yang nanti maju di Pilkada 2020,” katanya.

Oleh karenanya, Lurah Uus meminta kepada masyarakat Karawang untuk sadar dan melek dengan kondisi Karawang saat ini. “Potensi karawang sangat luar biasa, dari sektor pertanian, perikanan dan lainya. Tapi yang terjadi apa?. Inilah kalo pemimpin gak punya konsep. Jadi harus diganti. Orang Karawang harus sadar-lah, cukup satu periode saja. Saya yakin di pilkada nanti akan muncul putra-putri terbaik daerah akan muncul,” pungkasnya. (red)

banner 336x280