Informasi Berita, Menarik dan Terhangat
Daerah  

Palang Pintu Manual, Pengendara Harus Lebih Hati-hati saat Melintas di KA Warungbambu

Situasi perlintasan KA Warungbambu sesaat akan diresmikan Bupati Karawang.
banner 468x60

BaskomNews.com – Para pengendara kini mulai kembali bisa menggunakan perlintasan Kereta Api (KA) Warungbambu Kecamatan Karawang Timur, setelah diresmikan Bupati Karawang, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana, Rabu (18/12/2019).

Namun demikian, para pengendara harus lebih berhati-hati. Karena perlintasan KA Warungbambu dibuat masih manual (tidak otomatis).

banner 336x280

Dengan anggaran Rp 200 juta dari APBD Tahun Anggaran 2019, perlintasan KA Warungbambu saat ini dikelola oleh Dinas Perhubungan. Yaitu dimana setiap harinya akan dijaga oleh petugas pos jaga dari Dishub untuk mengatur perlintasan.

Biasanya perlintasan KA dikelola oleh PT KAI. Tapi atas izin Direktorat Keselamatan Perkeretaapian Kementrian Perhubungan bahwa dibolehkan pengelolaan oleh pemerintah kabupaten/kota di seluruh Indonesia,” kata Kepala Dishub Karawang, Arif Bijaksana, dalam sambutannya.

Setelah insiden kecelakaan beberapa waktu lalu, sambung Arif, perlintasan KA Warungbambu ditutup. Kemudian atas keinginan masyarakat, pemda mencoba melakukan pengajuan untuk dibuka kembali.

“Terus pemda diminta mempersiapkan sarana dan pra sarana. Ini dibiayai APBD Tahun Anggaran 2019, dari mulai gardu, pintu penjagaan, rambu-rambu dan sebagainya,” papar Arif.

“Karena palang otomatis itu paling murah 800 sampai 900 juta. Begitu mungkin ke depannya ibu bupati, ke depannya kita bisa tingkatkan sampai palang pintu otomatis,” timpal Arif.

Masih disampaikan Arif, dari muai Tanjungpura sampai Cikampek ada sekitar 27 perlintasan KA. Sekitar 7 dikelola PT KAI, 8 perlintasan sudah ada nomor BJL (sudah resmi) tetapi tidak dijaga, dan  5 perlintasan KA yang liar (ilegal).

“Sekarang yang akan diresmikan oleh ibu bupati ini dikelola oleh Dinas Perhubungan. Dan hari ini perlinntasan yang di depan Polres juga akan kita tutup (karena liar/ilegaal),” papar Arif.

Bupati Cellica menyampaikan himbauannya kepada masyarakat dan pengendara untuk lebih berhati-hati.

Masih dalam sambutan, Bupati Cellica menyampaikan, sampai 2022 Pemda Karawang diberikan kesempatan untuk membuat Undepas di Warungbambu. Meskipun saat ini perlintasan KA Warungbambu masih manual, namun di 2020 akan dianggarkan kembali untuk dibuat palang pintu otomatis.

“Kita tidak berhenti di sini, yang namanya menjaga keselamatan itu tugas kita semua. Kalau petugasnya sudah sigap dan sudah menjaga, maka masyarakat (pengendara) harus nurut. Tapi terkadang harus diakui apa bu…,” tanya Bupati Cellica, yang langsung disahut oleh salah satu warga yang berteriak ‘nyolonong wae’.

Sementara berdasaarkan pantauan media, setelah Kepala Dishub Karawang dan Bupati Cellica meenyampaikan sambutan dan memberikan arahan keda masyarakat, didampingi Ketua DPRD Karawang, Pendi Anwar dan Unsur Muspida lainnya, Bupati Cellica langsung meresmikan Perlintasan KA 159 Warungbambu.

Dan untuk diketahui, meskipun perlintasan KA Warungbambu ini sudah kembali dibuka, namun hanya bisa dilewati oleh sepeda motor dan kendaraan kecil. Beberapa kendaraan besar seperti bus, mobil pemadam kebakaran dan lain-lain tetap tidak bisa melintas. Karena pengelola Dinas Perhubungan Karawang telah memasang portal di sekitar perlintasan KA Warungbambu.(red)

banner 336x280