BaskomNews.com – Untuk mengecek harga bahan pokok menjelang natal dan tahun baru (nataru), tim gabungan yang terdiri dari Satgas Pangan Polres Karawang, Dinas Pangan dan Disperindag Karawang melakukan sidak di Pasar Johar Karawang, rabu (18/12/2019).
Berdasarkan hasil sidak, sejumlah bahan pokok di Pasar Johar mengalami kenaikan. Yaitu dari mulai harga telur dari Rp 22 ribu/kg menjadi Rp 24 sampai Rp 26 ribu/kg. Kemudian harga bawang merah dan cabe rawit merah yang biasanya Rp 30 ribu/kg, kini naik menjadi Rp 35 ribu/kg.
Kenaikan sejumlah bahan pokok menjelang natal dan tahun baru ini berkisar diangka Rp 5 ribu rupiah. Para pedagang sendiri berlasan, kenaikan terjadi lantaran pasokan bahan pokok terus berkurang.
“Hari ini kita monitoring ketersediaan dan harga pangan menjelang natal dan tahun baru. Titik kritis ternyata alamdulillah seperti beras dalam keadaan stabil, ketersediaan cukup,” tutur Kepala Dinas Pangan Karawang, Kadarisman, saat sidak di Pasar Johar.
“Telur ada kenaikan sedikit, dari 22 jadi 24-26, tapi masih dalam keadaan wajar. Ayam tidak ada kenaikan. Bawang merah dan cabe rawit merah kenaikannya agak tinggi. Bawang merah yang biasanya 30 jadi 35, cabe rawit merah juga sama 35,” paparnya.
“Alasan kenaikan, pemasoknya katanya kekurangan. Pasokan di sana berkurang, sehingga ada kenaikan melonjak sampai 5 ribuan,” timpal Kadarisman.
Jika harga bahan pokok terus mengalami kenaikan dan sudah dianggap tidak wajar, Kadarismaan memastikan pihaknya akan meminta bantuan Pemrov Jabar dan Pemerintah pusat untuk menggelar operasi pasar.
“Tapi saat ini kenaikan tidak terlalu signifikan, jika dibandingkan kenaikan di hari raya idul fitri. Jadi masih dalam tahap wajar. Jadi insya Allah, setelah sidak ini semuanya aman, ketersediaan cukup,” papar Kadarisman kembali.
Di kesempatan yang sama, Satgas Pangan Polres Karawang yang dipimpin langsung Wakapolres Karawang, Kompol Ryky Widya Muharam berjanji, pihaknya akan terus melakukan pemantauan terhadap kenaikan bahan pokok menjelang natal dan tahun baru.
Apabila nanti ada indikasi penimbunan bahan pokok dari pedagang, maka pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan. “Tapi kenaikan yang ada saat ini masih wajar. Kenaikan harga karena pasokan berkurang, ini juga akan kita cek,” paparnya.
“Terkait kenaikan harga beras, kalau terus naik kita akan koordinasi dengan Bulog,” tandas Kompol Ryky. (red)








