BaskomNews.com – Untuk mengantisipasi pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Karawang, Ketua DPD Partai Golkar Karawang, Sukur Mulyono meminta agar Satgas Corona melalui Dinas Kesehatan Karawang tidak tertutup soal informasi pasien positif corona.
Karena menurutnya, semakin informasi identitas pasien positif Covid-19 ditutupi, maka akan semakin rentan penyebarannya di masyarakat luas. Oleh karenanya, Mulyono meminta kepada Plt Kadinkes Karawang untuk lebih terbuka di dalam memberikan informasi kepada publik melalui awak media.
Pasalnya, sampai saat ini data 13 pasien positif Covid-19 dan 1 orang meninggal di Karawang baru dijelaskan sekedar data umum, belum sampai dijelaskan kepada identitas si pasien. Sehingga masyarakat luas akan sulit melakukan antisipasi pencegahan Covid-19.
“Sekarang bagaimana masyarakat mau antisipasi wabah corona, kalau masyarakat sendiri tidak mengetahui siapa-siapa yang sudah terpapar. Bagaimana dengan warga di sekitar lingkungan rumah pejabat yang sudah positif terpapar corona?. Warga tidak akan bisa antisipasi kalau tidak mengetahui kondisi lapangan secara pasti,” tutur Sukur Mulyono, Selasa (31/3/2020).
Ditambahkannya, selama ini para pejabat, politisi sampai masyarakat luas juga mengetahui nama-nama identitas pasien positif Covid-19 bukan dari informasi Satgas Corona atau Dinkes Karawang. Melainkan informasi dari media masa melalui hasil investigasinya.
“Mungkin kalau media tidak menginformasikan, kita juga gak bakal tahu siapa-siapa saja pejabat yang sudah terpapar Covid-19. Ini kan bahaya bagi masyarakat luas, kalau informasinya saja kita tidak tahu. Mungkin masyarakat akan hare-hare (santai dan cuek), kalau tidak dapat informasi dari media,” timpalnya.
Menurut Mulyono, secara pribadi dan kelembagaan Fraksi Golkar di DPRD Karawang ia mengaku sependapat, jika Covid-19 ini bukan merupakan aib, melainkan wabah yang harus menjadi tanggungjawab bersama.
Oleh karenanya, anggota DPRD Karawang yang tergabung dalam Fraksi Golkar khususnya akan selalu sependapat dengan berbagai macam upaya penanganan dan pencegahan wabah Covid-19 yang dilakukan Pemkab Karawang melalui gugus depan satgas corona.
“Harus kita akui, setiap hari masyarakat terus memantau perkembangan informasi melalui pemberitaan media, sebagai langkah antisipasi dan pencegahan. Makanya tidak ada alasan Dinkes untuk menutupi informasi data pasien positif corona ke publik. Karena hal tersebut merupakan salah satu langkah antisipasi dan pencegahannya juga,” tutup Mulyono. (red)






