BaskomNews.com – Sekitar 2 ribu masker dibagikan gratis Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Karawang. Pembagian masker ini dilakukan dari mulai lampu merah depan gedung DPRD, lampu merah depan Perum Karang Indah, pertigaan Hotel Omega dan Lapangan Karangpawitan, serta melalui mobil operasional P2TP2A yang menyisir jalan Jatirasa, Niaga, Tuparev, sampai Alun-alun.
Kegiatan ini diikuti oleh pengurus, relawan dan satgas kecamatan yang dipusatkan di Sekretariat P2TP2A yang beralokasi di Islamic Center Mesjid Aljihad Karawang.
Dalam sambutan saat pelepasan kelompok kerja pembagian masker, Ketua P2TP2A Kabupaten Karawang Hj. Lasmingrum, SH mengucapkan terima kasih kepada Satgas P2TP2A Kecamatan yang telah berperan aktif dalam kegiatan ini, dari mulai pengumpulan masker sampai dengan membagikan kepada masyarakat.
Ia berharap keberadaan pengurus, relawan dan satgas kecamatan dapat membantu tugas satgas percepatan penanganan virus corona di daerah masing-masing, dengan cara memberikan edukasi kepada masyarakat agar mengikuti petunjuk pemerintah dengan menjaga jarak dan menggunakan masker apabila keluar rumah. Karena berdasarkan laporan satgas cluster penyebaran virus corona telah menyebar ke seluruh wilayah di Karawang.
Pada kesempatan yang sama, Kepala DPPPA Kabupaten Karawang, Drs. H. Abdul Aziz, M.Si selaku pembina P2TP2A, mengatakan, saat ini pemda Kabupaten Karawang sedang merumuskan peraturan bupati untuk bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak virus corona.
Dikatakannya, saat ini sedang di lakukan pendataan dan verifikasi calon penerima bantuan sosial dampak virus corona. “Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak teralalu lama peraturan bupati dan verifikasi data cepat selesai. Sehingga bantuan dapat disalurkan kepada masyarakat,” harapnya.
Di sela-sela kegiatan, Sekretaris DPPPA yang juga Sekretaris P2TP2A Kab Karawang, Amid Mulyana, SE. MM, selaku koordinator kegiatan bakti sosial P2TP2A BERBAGI menambahkan, bahwa dalam pelaksanaannya pembagian masker ini dibagi menjadi beberapa kelompok yang disebar ke beberapa titik.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya membagikan masker semata, akan tetapi sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat bagaimana pentingnya menjaga diri dan keluarga dengan cara selalu menjaga jarak, tidak keluar rumah, dan apabila keluar rumah harus menggunakan masker. (red)






