Informasi Berita, Menarik dan Terhangat
Daerah  

Tudingan Aoki kepada Bupati Bisa Bikin Investor Tidak Nyaman

banner 468x60

BaskomNews.com – Tudingan influencer Aoki Vera Kurniawati yang menyebut Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana telah memalak (meminta jatah) kepada pabrik/industri untuk kebutuhan logistik Pembatasan Sosial Berskala Bersar (PSBB) juga mendapat tanggapan serius dari BalonWabup Partai Golkar, Firlie Ganinduto.

Sosok pengusaha Migas ini menilai jika tudingan Aoki Vera Kurniawati kepada Bupati Cellica dapat menyebabkan ketidaknyamanan investor asing di Kabupaten Karawang. Oleh karenanya, Firlie meminta kepada semua pihak untuk melakukan cek and ricek untuk memastikan kebenaran informasinya.

banner 336x280

“Saya himbau untuk kita sama-sama tabayyun, kita cek kebenaran berita tersebut. Itu tuduhan yang sangat serius, tidak mungkin dan tidak etis bagi seorang kepala daerah melakukan hal tersebut,” tutur Firlie Ganinduto, melalui rilisnyan kepada BaskomNews.com, Selasa (19/5/2020).

Firlie juga menantang Aoki Vera Kurniawati, jika tudingan terhadap Bupati Cellica tersebut benar adanya, maka Aoki Vera harus bisa membuktikannya dengan data dan fakta yang valid. “Kalau memang benar, ayo tunjukan data-data dan faktanya, jangan asal bunyi. Hal ini dapat menyebabkan investor2 tidak nyaman dan akhirnya hengkang dari Karawang,” kata Firlie.

Ditambahkan Firlie, peranan dunia industri di Karawang sangat penting bagi masyarakat daerah. Selain dapat memberikan peluang kerja yang lebih besar dan memberikan kesejahteraan masyarakat, keberadaan industri juga dapat menaikan tingkat skill dan knowledge masyarakat Karawang. Sehingga masyarakat bisa lebih terampil dan berprestasi, baik di tingkat daerah maupun tingkat nasional ataupun di dunia internasional.

“Untuk itu, pemda harus memberikan kemudahan dan kenyaman bagi pelaku industri. Jangan lupa, daerah-daerah lain sedang gencar-gencarnya menarik industri-industru baru. Contohnya Brebes, Jawa Tengah yangg akhir-akhir ini menjadi surga baru bagi investor dari AS. Kenapa Karawang kalah dalam menarik investor baru ini?. Padahal Karawang berjarak lebih dekat dari ibu kota. Mungkin perlu intropeksi juga,” tutup anak kandung dari Bendahara DPP Partai Golkar ini. (red)

banner 336x280