BaskomNews.com – Bakal Pasangan Calon dr. Cellica Nurrachadiana-H. Aep Saepulloh menjadi Bapaslon pertama yang mendaftar sebagai Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Karawang ke KPU Karawang, Jum’at (04/09/2020) pagi.
Bapaslon yang dijuluki CEKAS dan diusung oleh empat Partai Politik (Demokrat, PKS, Nasdem, Golkar) tersebut datang ke KPU Karawang dengan menggunakan sebuah kendaraan mewah klasik roda tiga, juga diiringi ribuan massa pendukungnya untuk mendaftar ke KPU Karawang.
Disampaikan Cellica, adapun alasan mengapa pihaknya mendaftar di Hari Jum’at (04/09/2020), karena menurutnya Hari Jum’at merupakan hari yang paling baik dan pihaknya juga menyebut ingin menjadi Bapaslon yang pertama mendaftar ke KPU Karawang.
“Setiap hari itu adalah baik, tapi kami meyakini bahwa setiap hari Jum’at apalagi kalau kita melakukan hal-hal kebaikan, tentunya ini akan memiliki nilai kebaikan yang lebih bagi baik. Dan kami memang sepakat dengan Pak H. Aep bahwa kami akan mendaftarkan Pasangan Calon yang pertama dari paslon-paslon yang lainnya,” kata Cellica di hadapan sejumlah awak media usai mendaftar di KPU Karawang.
“Dan juga mudah-mudahan ini menjadi yang baik untuk kami menjadi yang pertama di Kabupaten Karawang, Amiin… Takbiirrrrr,” teriak Cellica yang seraya disambut ucapan takbir oleh massa simpatisan pendukungnya juga.
Adapun harapan besar di Pilkada 2020, Cellica berharap bisa terpilih kembali sebagai Bupati Karawamh untuk melanjutkan pembangunan yang belum selesai secara tuntas.
“Harapan ke depannya, kami melanjutkan pembangunan yang pada hari ini kami belum bisa menyelesaikannya secara tuntas 100%. Namun tentunya, perbaikan pastinya ada dan masyarakat dari mulai perkotaan sampai dengan perdesaan pasti merasakan hal itu,” harapnya.
“Dan kami meyakini bahwa lima tahun itu belum cukup bagi saya melakukan perjuangan. Tapi saya bersama Kang H. Aep, akan melanjutkan perjuangan yang belum tuntas itu termasuk menuntaskan seluruh pembangunan yang ada di Kabupaten Karawang ini,” ungkapnya lagi.
Disinggung terkait kepemimpinan Cellica selama lima tahun terakhir di nilai gagal atau tidak, Cellica menampik bahwa dirinya tidak bisa mengungkapkan penilaian sendiri sebagai pemimpin yang berhasil atau gagal.
“Saya rasa yang menilai gagal atau tidaknya saya memimpin Karawang ini bukanlah saya. Tapi adalah masyarakat ya. Saya tidak berhak untuk menilai apa yang sudah saya lakukan,” tegasnya.
“Namun akan tetapi menjadi kewajiban kami sebagai pemimpin (Bupati dan Wakil Bupati, red) terpilih untuk memberikan pelayanan yang terbaik guna masyarakat di Kabupaten Karawang,” tuturnya.
Cellica juga menampik tidak akan menggunakan fasilitas negara pasca dirinya ditetapkan sebagai Calon Bupati Karawang di Pilkada serentak pada 09 Desember 2020 mendatang.
“Saya berkomitmen terhadap diri saya, setelah ditetapkan sebagai pasangan calon Bupati dan calon Wakil Bupati Karawang pada 26 September sampai 05 Desember 2020 mendatang, saya akan melepaskan semua fasilitas negara yang diberikan kepada saya dan saya akan jamin itu,” timpalnya.
“Silahkan nanti temen-temen melihat sendiri bahwa tidak akan ada satupun fasilitas yang akan saya pakai. Dan murni akan berjalan tegak dengan fasilitas milik saya sendiri,” tegas Cellica.
Di kesempatan yang sama, H. Aep Saepulloh menambahkan, sebagai putera daerah Karawang, dirinya berhak berkewajiban untuk mewakafkan dirinya untuk kota kelahirannya ia.
“Ini buat saya hari ini saya sebagai warga Karawang, saya ingin mewakafkan diri terhadap kota kelahiran saya Kabupaten Karawang. Mudah-mudahan Karawang akan menjadi lebih baik untuk semuanya. Insya Allah juga saya pun akan mengawal mengenai pengangguran, kami akan membuka BLK-BLK, sehingga masyarakat Kabupaten Karawang diberikan keahlian, ini adalah salah satu program yang mungkin hanya Cellica-H. Aep yang pertama akan kita lakukan sebagai Paslon terpilih nantinya,” ungakpnya.
Pencalonan dirinya sebagai Wakil Bupati Karawang yang mendampingi Calon Bupati Petahana, H. Aep meyakini bahwasannya pencalonan itu merupakan bakat pengalaman dirinya sebagai seorang pengusaha nasional.
“Saya pikir alhamdullilah justru saya hari ini menjadi bakat pengalaman di bidang infrastruktural yang notabene-nya yang sudah saya kerjakan. Bahkan mungkin saya salah satu putera daerah yang bisa mengerjakan salah satu project nasional di bidang infrastruktur seperti bendungan,” katanya. (CR1)












